Kuliner Malam di Medan: 8 Spot Seafood Pinggir Jalan yang Wajib Dicoba
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
MEDAN — Penyidik Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Pidsus Kejati Sumut) menyatakan seluruh kerugian negara dalam perkara dugaan korupsi penjualan aset PTPN I Regional I telah dipulihkan.
Total kerugian mencapai Rp263,435 miliar dan seluruhnya telah dikembalikan melalui penyidik.
Pengembalian terakhir diterima pada Senin, 24 November 2025, senilai Rp113.435.080.000.Baca Juga:
Sebelumnya, pada 22 Oktober 2025, penyidik juga menerima setoran kerugian negara sebesar Rp150 miliar.
Dengan dua tahap pengembalian tersebut, total kerugian yang dihitung ahli kini telah tuntas.
Kepala Kejati Sumut Harli Siregar menjelaskan bahwa kerugian negara muncul akibat tidak dipenuhinya kewajiban PT Nusa Dua Propertindo (NDP) untuk menyerahkan 20 persen bidang lahan dari HGU yang berubah menjadi HGB.
Kewajiban tersebut seharusnya dipenuhi dalam kerja sama operasional dengan PT Ciputra Land. Namun, kewajiban itu justru diabaikan melalui permufakatan jahat para tersangka.
"Perhitungan ahli menyebut total kerugian akibat tindak pidana korupsi mencapai Rp263.435.080.000," kata Harli dalam konferensi pers di Kantor Kejati Sumut.
Ia menegaskan bahwa dengan pengembalian dana Rp113 miliar lebih dari PT NDP, seluruh kerugian negara kini telah sepenuhnya dipulihkan.
Harli menambahkan, penegakan hukum tidak hanya mengejar penghukuman pelaku, tetapi juga memastikan pemulihan kerugian negara.
"Penyidik tidak hanya bersifat represif, tetapi juga bertujuan menciptakan keseimbangan antara keadilan dan kemanfaatan," ujarnya.
Dalam kasus ini, Kejati Sumut telah menetapkan empat tersangka, yaitu:
- Irwan Peranginangin (IP), Direktur PTPN II periode 2020–2023,
- Askani (AKS), Kepala Kantor BPN Wilayah Sumut periode 2022–2025,
- Abdul Rahim Lubis (ARL), Kepala BPN Deli Serdang tahun 2022,
- Iwan Subakti (IS), Direktur PT Nusa Dua Propertindo.
Proses penyidikan masih berlanjut untuk mendalami peran masing-masing tersangka dan kemungkinan pihak lain yang terlibat.*
(vv/ad)
MEDAN Kuliner malam di Kota Medan selalu punya daya tarik tersendiri, terutama bagi pecinta seafood. Beragam pilihan tempat makan pinggi
PARIWISATA
JAKARTA Bank Indonesia (BI) mengambil langkah baru dengan meningkatkan remunerasi atau bunga atas pengelolaan kas pemerintah. Kebijakan
EKONOMI
JAKARTA Isu perombakan kabinet atau reshuffle di jajaran Menteri Keuangan kembali mencuat di tengah dinamika ekonomi nasional. Nama ekon
POLITIK
JAKARTA Di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), muncul konsep baru yang disebut AI Sandwich sebagai pendekatan agar ma
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah belum berencana mengisi posisi dua wakil menteri (wame
PEMERINTAHAN
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengingatkan kembali pesan Presiden Prabowo Subianto yang secara berulang mene
POLITIK
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa lembaga pemeringkat internasional S&P Global Ratings tidak mempermasalahkan
EKONOMI
JAKARTA Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menanggapi usulan Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai terkait pembukaan peluang
POLITIK
MEDAN Sumatera Utara memiliki banyak destinasi camping yang menarik dan mudah dijangkau dari Kota Medan. Lokasilokasi ini menawarkan peng
PARIWISATA
JAKARTA Komisi II DPR RI berencana mengunjungi sejumlah partai politik, baik yang memiliki kursi di parlemen maupun partai nonparlemen, un
POLITIK