BREAKING NEWS
Selasa, 23 Juni 2026

Satu Tersangka Akui Ijazah Asli, Jokowi: Maaf-Memaafkan Urusan Pribadi, Hukum Tetap Berjalan

- Rabu, 24 Desember 2025 15:43 WIB
Satu Tersangka Akui Ijazah Asli, Jokowi: Maaf-Memaafkan Urusan Pribadi, Hukum Tetap Berjalan
Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SOLO — Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) menyatakan akan memaafkan sejumlah terlapor terkait tudingan ijazah palsu, namun menegaskan bahwa proses hukum tetap berjalan.

"Urusan maaf-memaafkan itu urusan pribadi. Urusan hukum ya urusan hukum. Prosesnya biar berjalan apa adanya," kata Jokowi saat ditemui di kawasan Sumber, Banjarsari, Rabu, 24 Desember 2025.

Presiden menekankan agar masyarakat menghormati proses hukum yang tengah berjalan, meskipun ada pihak yang telah dimaafkan secara pribadi.

Baca Juga:

"Sekali lagi, urusan maaf-memaafkan itu urusan pribadi. Kalau urusan hukum, ya urusan hukum. Kita hormati proses hukum yang ada," ujarnya.

Jokowi enggan membeberkan identitas terlapor yang mendapatkan maaf. "Ya nantilah, nantilah, nanti ya," ucapnya.

Saat disinggung mengenai salah satu tersangka yang telah mengakui ijazahnya asli, Jokowi hanya menjawab singkat dan tidak secara gamblang menyatakan apakah yang bersangkutan termasuk yang dimaafkan.

"Iya, memang asli. Sekali lagi, urusan maaf-memaafkan itu urusan pribadi. Urusan hukum ya urusan hukum. Tetapi memang kalau ada ruang untuk memaafkan, kenapa tidak juga kita lakukan," tegasnya.*


(d/ad)

Editor
:
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Penampakan Uang Rp6,6 Triliun di Kejaksaan Agung, Hasil Penertiban Kawasan Hutan
Polsek Dentim Serahkan Tersangka Pencurian Bersama Barang Bukti ke Kejari Denpasar
Kemenkum Bali Gelar Monitoring dan Evaluasi Kinerja Akhir Tahun 2025, Persiapkan Program 2026
Gerindra Sebut Ada Mafia Migas yang Menghambat Revisi UU Migas
Dari 12 Terlapor, Hanya Tiga yang Tak Dimaafkan Jokowi Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu
Delpedro Marhaen dan Tiga Rekan Ajukan Eksepsi, Sebut Dakwaan Kasus Demo Agustus 2025 Bermotif Politik
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru