Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
BITVONLINE.COM– Seorang pemuda asal Medan, Kevin, terpaksa berurusan dengan hukum setelah ketahuan mencuri uang kantor sebanyak Rp 210 juta. Uang tersebut digunakan untuk foya-foya bersama pacarnya, termasuk untuk membayar kreditan sepeda motor dan membeli barang mewah. Kevin, yang bekerja di PT Eureka Management dan Servis, melakukan pencurian berulang kali sejak September 2024 hingga November 2024.
Pencurian yang dilakukan Kevin pertama kali terdeteksi melalui audit keuangan rutin yang dilakukan oleh pihak kantor di Perum Bali Griya Resident, Jalan Gunung Athena, Denpasar, Bali. Setiap kali dilakukan audit, selalu ditemukan selisih yang mencurigakan. Operasional Manager bersama tim administrasi kantor, yang melakukan audit setiap bulan, mulai curiga setelah beberapa bulan berturut-turut menemukan kekurangan uang di brankas kantor.
Pada Senin, 18 November 2024, tim audit menemukan adanya kekurangan uang yang mencolok, dan penyelidikan lebih lanjut dilakukan setelah mendapatkan informasi dari tukang kunci yang biasa dipanggil Kevin di tengah malam untuk membuka brankas. Tukang kunci bernama Rian dan Nova memberi tahu bahwa Kevin sering meminta mereka membuka brankas dengan alasan untuk mengambil dokumen penting.
Berdasarkan informasi tersebut, audit lebih mendalam dilakukan, dan selisih keuangan selama tiga bulan, yang totalnya mencapai Rp 210 juta, berhasil teridentifikasi. Pihak kantor segera melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib.
Dari hasil penyelidikan, pihak kepolisian menemukan bahwa Kevin menggunakan anak kunci palsu yang ia buat sendiri untuk membuka brankas kantor dan mengambil uang tunai yang ada di dalamnya. “Pelaku mengambil uang tunai yang tersimpan di kotak brankas dengan anak kunci palsu yang diduplikat,” ungkap Kasi Humas Polresta Denpasar, AKP I Ketut Sukadi, pada Rabu, 20 November 2024.
Setelah mengumpulkan barang bukti dan melakukan penyelidikan lebih lanjut, polisi berhasil menangkap Kevin di lokasi kejadian, yakni di kantor tempatnya bekerja. Kevin kemudian mengakui bahwa dirinya mencuri uang tersebut sejak September 2024 dan menggunakannya untuk berbagai keperluan pribadi.
Kevin mengungkapkan bahwa uang hasil curiannya dipergunakan untuk membayar kredit sepeda motor Honda PCX milik pacarnya yang berjumlah Rp 15 juta. Selain itu, uang tersebut juga digunakan untuk membeli handphone mewah tipe iPhone 15 Pro Max dan menyewa mobil selama tiga bulan dengan total biaya sekitar Rp 20 juta.
Kepada polisi, Kevin mengaku nekat melakukan pencurian untuk memenuhi gaya hidup mewah yang dia inginkan. Kini, dia harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dan menghadapi hukuman sesuai dengan hukum yang berlaku.
Kevin yang berasal dari Desa Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, kini telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani proses hukum. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk uang yang diduga hasil pencurian dan barang-barang yang dibeli dengan uang tersebut.
Pihak kepolisian terus melakukan pengembangan penyelidikan dan berencana untuk memeriksa lebih lanjut apakah ada pihak lain yang terlibat dalam aksi pencurian ini. Kasus ini menjadi pelajaran penting tentang pentingnya pengawasan keuangan yang lebih ketat di lingkungan perusahaan dan potensi penyalahgunaan wewenang oleh pihak internal.
(JOHANSIRAIT)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA