"Yang paling penting adalah kalaupun ada kekurangan atau ada kritik, ada masukan, mohon disampaikan dengan jalur-jalur yang selama ini sudah juga kita bangun komunikasinya," kata Pras kepada wartawan di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).
Mensesneg menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik dan masukan, namun tidak menghendaki adanya peristiwa teror yang menimpa warga, termasuk influencer. Ia menilai peristiwa ini bisa menjadi bagian dari proses pendewasaan bangsa.
Kasus teror ini menimpa kreator konten dan selebgram Ramon Dony Adam atau DJ Donny. Rumahnya menjadi sasaran pelemparan bangkai ayam hingga bom molotov. Laporan DJ Donny telah diterima Polda Metro Jaya dengan nomor LP/B/9545/XII/2025/SPKT.
Polisi mulai melakukan penyelidikan dan memintai keterangan saksi-saksi.
Selain DJ Donny, sejumlah influencer lain juga mengalami teror. Sherly Annavita mengaku mobilnya dirusak dengan coretan, sementara Chiki Fawzi menerima ancaman digital yang disertai gambar kepala babi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyatakan pelaku masih dalam proses identifikasi.*
(d/dh)
Editor
: Adam
Teror ke Influencer Viral, Mensesneg: Kritik Tetap Bisa Disampaikan Lewat Jalur Resmi