Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
TAPANULI SELATAN — Dugaan penyelewengan bantuan bagi korban banjir bandang dan tanah longsor di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, mencuat ke publik.
Bantuan yang seharusnya diterima warga terdampak di Dusun II, Huta Lambung, Kecamatan Angkola Barat, dilaporkan tidak sepenuhnya sampai ke tangan penerima.
Sejumlah warga mengaku namanya tercantum sebagai penerima bantuan, namun tidak pernah menerima bantuan tersebut.Baca Juga:
Hanafi, salah seorang korban banjir bandang, menyebut dirinya terdaftar sebagai penerima bantuan beras, tetapi hingga kini belum menerima apa pun.
"Nama saya sudah terdaftar sebagai penerima bantuan, tapi berasnya tidak pernah saya terima," ujar Hanafi kepada wartawan.
Ia juga mengaku terkejut ketika mengetahui adanya tanda tangan atas namanya sebagai bukti penerimaan bantuan.
Hanafi menegaskan tidak pernah menandatangani dokumen tersebut.
"Saya tidak pernah menandatangani apa pun. Tapi tanda tangan saya ada, sementara bantuannya tidak saya terima," katanya.
Hanafi meminta agar bantuan yang menjadi haknya dikembalikan dan disalurkan sesuai dengan data penerima.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera menindaklanjuti persoalan tersebut.
Dugaan penyelewengan bantuan ini turut mendapat sorotan dari anggota DPRD Tapanuli Selatan dari Fraksi Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Edi.
Ia menyesalkan adanya dugaan pemanfaatan bantuan bencana untuk kepentingan pribadi.
"Presiden sampai datang langsung ke Tapanuli Selatan untuk memastikan kebutuhan korban banjir bandang terpenuhi. Kalau benar ada bantuan yang diselewengkan, ini jelas mencederai kemanusiaan dan kepercayaan publik," ujar Edi.
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA