Kasus Ijazah Jokowi Bergulir, Polisi Periksa 130 Saksi dan 25 Ahli, Uji Forensik Dilakukan
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
SOLO – Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan dua tersangka kasus dugaan pencemaran nama baik terkait ijazah palsu, Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis, pada Kamis (8/1/2026).
Pertemuan yang diungkapkan Relawan Jokowi (ReJO) berlangsung tertutup di kediaman Jokowi dan dihadiri kuasa hukum kedua tersangka, Ketua Umum ReJO HM Darmizal MS, serta Sekretaris Jenderal ReJO Muhammad Rahmad.
Baca Juga:Menurut Rahmad, pertemuan berlangsung "dengan baik" dan berlangsung hangat.
Eggi Sudjana menyerahkan sebuah buku sebagai hadiah yang sebelumnya telah diinformasikan kepada ReJO pada 16 Desember 2025.
Di akhir pertemuan, Eggi memimpin doa untuk kesehatan dan kesuksesan Jokowi beserta keluarga.
"Pak Eggi Sudjana menutup pertemuan dengan memimpin doa agar Pak Jokowi dan keluarga selalu sehat, sukses, serta berada dalam lindungan Allah SWT," ujar Rahmad, Jumat (9/1/2026).
Ia menambahkan, momen haru terjadi ketika kedua tersangka berpelukan dengan Jokowi, yang membuat para saksi turut terharu.
Rahmad menilai pertemuan ini sebagai contoh sikap patriotik yang patut diteladani.
"Pertemuan Pak Eggi dan Pak Damai Hari Lubis dengan Pak Jokowi merupakan peristiwa yang patut menjadi suri teladan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," katanya.
Sementara itu, kuasa hukum Jokowi, Yakup Hasibuan, menegaskan pertemuan bukan bagian dari diskusi formal perdamaian maupun penyelesaian perkara hukum.
"Pertemuan ini kemungkinan sifatnya hanya bertamu. Isi pertemuan belum diketahui secara rinci karena terjadi secara pribadi," ujarnya.
Yakup menambahkan, proses hukum terhadap Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis tetap berjalan di Polda Metro Jaya.
Hingga saat ini, belum ada langkah resmi terkait jalur hukum alternatif, seperti restorative justice atau plea deal. Semua keputusan terkait kelanjutan perkara sepenuhnya berada di tangan penyidik.*
(km/ad)
Baca Juga:
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengusut kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke7 RI Joko Widodo. Hingga kini, penyidik telah memeriksa
NASIONAL
JAKARTA PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraa
EKONOMI
MEDAN Pemerintah Kota (Pemkot) Medan bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyiapkan pembangunan jembatan baru di Jalan Adi Sucipto, Ga
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia Natalius Pigai menegaskan kritik terhadap kebijakan pemerintah tidak semestinya dibalas dengan laporan
NASIONAL
JAKARTA Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) menyoroti fenomena meningkatnya kritik publik yang justru berujung pada pelaporan k
POLITIK
MEDAN Mantan Wali Kota Medan Rahudman Harahap menilai isu terkait Partai NasDem yang disebut bakal merger dengan pihak lain sebagai nara
POLITIK
JAKARTA Koordinator Masyarakat AntiKorupsi Indonesia (MAKI), Boyamin Saiman, mendesak Kejaksaan Agung (Kejagung) untuk mengusut tuntas
NASIONAL
JAKARTA Kabar duka datang dari dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang,
NASIONAL
JAKARTA Kinerja sektor pertanian Indonesia menunjukkan tren positif dengan lonjakan ekspor dan penurunan impor dalam beberapa waktu tera
EKONOMI
TANJUNGBALAI Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim resmi melantik 11 pejabat Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama atau Eselon II di
PEMERINTAHAN