Qodari Ungkap Alasan Prabowo Perketat Pengawasan Ekspor Komoditas Strategis
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan enam orang sebagai tersangka, termasuk tiga pejabat Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, dalam kasus suap dan gratifikasi terkait impor barang.
Penetapan ini menyoroti titik rawan korupsi dalam proses administrasi yang masih mengandalkan pertemuan tatap muka.
Ketua Fraksi Golkar MPR RI, Melchias Markus Mekeng, menilai praktik tatap muka dalam administrasi atau transaksi masih berpotensi disalahgunakan.Baca Juga:
Menurut Mekeng, integritas pejabat dan sistem yang mengandalkan interaksi langsung menjadi faktor utama.
"Seharusnya semua proses sudah mulai digital sehingga peluang penyalahgunaan dapat diminimalkan," ujarnya, Sabtu (7/2).
Mekeng juga menyoroti pentingnya penanaman budaya anti-korupsi sejak dini bagi pejabat negara.
Faktor biaya hidup dan kekhawatiran terhadap jaminan hari tua juga disebutnya menjadi lingkaran setan yang mendorong oknum pejabat untuk melakukan praktik korupsi.
"Kalau ada jaminan hidup yang layak di masa pensiun, orang mungkin tidak akan melakukan itu. Namun sekarang belum ada, sehingga mereka berpikir untuk mengamankan masa depan," kata anggota Komisi XI DPR RI ini.
Dia menambahkan, perubahan sistem dan peningkatan integritas pejabat baru akan terlihat hasilnya dalam jangka panjang, mungkin 10 hingga 20 tahun ke depan.
Untuk jangka pendek, seleksi ketat dan uji integritas menjadi langkah penting mencegah praktik korupsi.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena menunjukkan kerentanan birokrasi di bidang kepabeanan dan administrasi impor, sekaligus menegaskan perlunya reformasi sistem agar praktik korupsi dapat ditekan.*
(d/dh)
JAKARTA Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Badan Komunikasi Pemerintah Muhammad Qodari mengungkap alasan Presiden Prabowo Subian
EKONOMI
ANYER Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak akan mampu menangani seluruh penghitungan kerugian n
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini menegaskan bahwa pemerintah Indonesia tidak boleh tinggal diam terkait penahanan sejumlah
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan kesiapan dana bantuan tahap lanjutan senilai lebih dari Rp1 triliun untuk mempercepat pemu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan meluncurkan kebijakan baru yang menanggung penuh biaya pengobatan bagi warga yang menjadi korban kejahatan jala
PEMERINTAHAN
MEDAN Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan menyatakan dukungan penuh terhadap pembangunan Proyek Strategis Nasional (PSN) Sekolah Rakyat (SR) yang saat in
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas menyebut Pemerintah Kota (Pemkot) Medan menanggung iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi 17.851 pekerja informal
PEMERINTAHAN
JAKARTA Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) memberikan penghargaan berupa bonus beasiswa senilai Rp10 juta kepada mahasiswa dengan
PENDIDIKAN
JAKARTA Delegasi Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Militer TNIPolri melakukan audiensi perdana ke Kedutaan Besar V
NASIONAL