Prabowo: Indonesia Tak Mau Lagi Jadi Bangsa yang Santai, Saatnya Bangkit
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
MEDAN – Sidang lanjutan perkara dugaan korupsi kerja sama pengelolaan lahan eks PTPN kembali digelar di Pengadilan Negeri Medan, Jumat (27/2/2026).
Dalam persidangan itu, tiga karyawan PT Nusa Dua Propertindo (NDP) dihadirkan sebagai saksi.
Ketiganya adalah Aida Kartika, Nur Kamal, dan Triandi Herianto Siregar.Baca Juga:
Di hadapan majelis hakim, para saksi menjelaskan bahwa sejak awal telah dilakukan pembahasan bersama PT Perkebunan Nusantara II (PTPN II), PT DMKR, serta Kementerian ATR/BPN terkait kewajiban penyerahan 20 persen lahan kepada negara.
Triandi menerangkan, sebelum terbitnya surat keputusan Hak Guna Bangunan (HGB), belum ada informasi mengenai kewajiban tersebut.
Klausul penyerahan 20 persen lahan baru tercantum setelah SK HGB diterbitkan.
"Setelah menerima SK itu, dalam klausul disebutkan kewajiban penerima HGB. Kami melakukan rapat untuk membahasnya. Namun sampai saat ini masih meminta petunjuk, 20 persen itu diserahkan ke mana," ujar Triandi di persidangan.
Ia menyebutkan sekitar 17 hektare lahan telah diplot untuk diserahkan kepada negara, tersebar di wilayah Sampali, Sidodadi, Tanjung Morawa, dan Helvetia.
Namun, menurut dia, belum ada kejelasan instansi penerima.
"Bahkan kalau diminta 30 persen pun kami siap. Tapi mekanismenya bagaimana dan kepada siapa diserahkan, itu yang belum jelas," katanya.
Saksi lain, Nur Kamal, menyampaikan bahwa dalam rapat dengan Kementerian ATR/BPN sempat terjadi perbedaan penafsiran mengenai pihak yang berkewajiban menyerahkan lahan tersebut.
Pada November 2024, disebut sebagai kewajiban PTPN II. Namun pada Maret 2025, NDP diminta mematuhi SK yang mencantumkan kewajiban tersebut kepada penerima HGB.
"Perubahannya tidak konsisten. Kami diminta mematuhi SK, tetapi tidak diberi tahu bagaimana mekanisme penyerahannya," ujarnya.
Kuasa hukum NDP, Julisman, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menghindari kewajiban. Ia menyebut belum adanya petunjuk pelaksanaan dan teknis menjadi kendala utama.
"Bukan tidak mau menyerahkan, tetapi bagaimana mekanismenya? Belum ada juklak dan juknis," kata Julisman.
Ia juga menegaskan NDP merupakan cucu perusahaan BUMN dan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Dalam persidangan turut terungkap perkembangan kinerja perusahaan sejak berdiri pada 2020 melalui kerja sama operasional dengan PT DMKR dalam pembangunan kawasan residensial di lahan eks PTPN.
Modal awal disebut sebesar Rp100 juta untuk proses perubahan HGU menjadi HGB dan pembersihan lahan.
Aida Kartika menyebut pada 2021 perusahaan masih merugi. Namun pada 2022 mencatat laba Rp48 miliar, meningkat menjadi Rp153 miliar pada 2023, dan total akumulasi keuntungan sejak 2025 mencapai sekitar Rp300 miliar.
Perusahaan juga disebut memberikan kontribusi pajak, termasuk PPN dan PPh, sebesar Rp48 miliar dan menjadi salah satu pembayar pajak terbesar di Deliserdang pada 2023.
Sidang akan dilanjutkan pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya.*
(vv/ad)
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia tidak ingin dikenal sebagai bangsa yang hanya berpangku tangan. Menurutnya, Indon
NASIONAL
DELI SERDANG Kepolisian masih terus menyelidiki penyebab kecelakaan beruntun yang melibatkan sebuah truk pengangkut air mineral dengan d
PERISTIWA
JAKARTA Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari mengungkap adanya kebijakan pada masa kepemimpinan sebelumnya yang meng
NASIONAL
MALANG Presiden Prabowo Subianto menyampaikan keyakinannya bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi te
NASIONAL
NAGAN RAYA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera terus mengawal percepatan pembanguna
NASIONAL
ACEH TIMUR Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur terus mematangkan persiapan pembangunan
NASIONAL
MEDAN Fraksifraksi DPRD Provinsi Sumaterafraksi DPRD Provinsi Sumatera Utara memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov)
PEMERINTAHAN
MEDAN Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Medan mengajak mahasiswa memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence (AI) atau
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah terus mematangkan rencana pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) sebagai bagian dari strategi memperkua
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengungkap pemerintah akan segera meluncurkan motor listrik nasional dalam waktu dekat. Kendaraan terseb
NASIONAL