Kesal Pelanggan Tak Bayar Miras, Pemilik Kafe di Dairi Aniaya Pria hingga Tewas
DAIRI Kepolisian Resor Dairi menetapkan seorang pemilik kafe berinisial CT (51) sebagai tersangka setelah diduga menganiaya seorang pria
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Mabes TNI merespons perkembangan situasi terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.
TNI memastikan bahwa penyelidikan internal telah dimulai untuk menjawab spekulasi yang beredar di masyarakat mengenai kemungkinan keterlibatan oknum prajurit TNI dalam insiden tersebut.
Kapuspen TNI Mayjen Aulia Dwi Nasrullah menyampaikan bahwa TNI sangat serius menanggapi perkembangan opini yang beredar terkait dugaan pelaku yang berasal dari kalangan prajurit TNI.Baca Juga:
TNI berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini secara profesional dan transparan.
"Perlu saya sampaikan bahwa semenjak kejadian, TNI sudah merespons dengan melakukan penyelidikan secara internal. Dan saya mohon kepada kawan-kawan wartawan bersabar, karena kita TNI bekerja dengan profesional dan transparan," ujar Mayjen Aulia dalam pernyataannya di Balai Puspen TNI, Jakarta Pusat, pada Selasa (17/3).
Mayjen Aulia menegaskan bahwa TNI tidak ingin adanya opini liar yang berkembang di masyarakat terkait dugaan keterlibatan anggotanya dalam kasus ini.
Untuk itu, pihaknya akan terus menyelidiki dan memberikan update seiring dengan berjalannya proses penyelidikan.
"Harapannya ini akan kita sampaikan kemudian," ujarnya, sambil meminta agar wartawan dan masyarakat tetap bersabar.
Terkait dengan kasus ini, Istana Kepresidenan juga memberikan perhatian serius.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan keprihatinan Presiden Prabowo Subianto atas kejadian penyiraman air keras yang dialami Andrie Yunus.
Presiden, menurut Pras, telah memerintahkan agar kasus ini diusut secara objektif dan terbuka.
"Ya tentu kita sangat prihatin dengan kejadian itu dan sebagaimana sudah disampaikan Bapak Kapolri, Bapak Presiden memerintahkan untuk diusut secara objektif, terbuka, dan secepat-cepatnya," kata Pras, di Jakarta pada Selasa (17/3).
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan komitmen Polri untuk menyelesaikan kasus penyiraman air keras ini dengan cepat dan tuntas.
Jenderal Sigit menyebutkan bahwa dirinya telah menerima perintah langsung dari Presiden untuk memastikan pengusutan yang profesional dan transparan.
"Terkait dengan perkembangan dari penyerangan aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional, transparan," kata Jenderal Sigit, saat meninjau arus mudik di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3).
Jenderal Sigit menambahkan, Polri akan menggunakan metode ilmiah dalam penyelidikan, dan informasi yang terkumpul akan didalami secara mendalam.
Sebelumnya, Andrie Yunus menjadi korban penyiraman air keras pada awal Maret 2026, yang mengakibatkan luka parah pada wajah dan tubuhnya.
Tindak kekerasan ini mendapat perhatian luas, terutama mengingat status Andrie sebagai aktivis yang kerap mengkritik pemerintah terkait isu-isu hak asasi manusia (HAM).
Pihak Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) juga memberikan perlindungan kepada Andrie, sementara kasus ini terus diselidiki oleh kepolisian dan TNI.
Dengan penanganan yang melibatkan berbagai pihak, masyarakat berharap agar kasus ini segera terungkap dengan jelas.
Banyak pihak yang menilai bahwa penyelidikan yang transparan akan menghindari kesalahpahaman dan memastikan bahwa pelaku kejahatan akan mendapat sanksi yang setimpal.*
(d/ad)
DAIRI Kepolisian Resor Dairi menetapkan seorang pemilik kafe berinisial CT (51) sebagai tersangka setelah diduga menganiaya seorang pria
HUKUM DAN KRIMINAL
ASAHAN Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyerahkan bantuan kepada Kelompok Pelaksana (Poklak
PEMERINTAHAN
ACEH Pemerintah terus mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pesisir yang terdampak bencana di Aceh. Melalui Satuan Tugas Percepatan R
EKONOMI
MEDAN Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) masih mendalami kasus kematian seorang perempuan berinisial WLG yang sebelumnya dik
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) mulai memproses pemberhentian 66 Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau kepala dapur Progr
NASIONAL
JAKARTA Polda Metro Jaya terus mengembangkan penyelidikan terhadap dugaan penyebaran konten provokatif dan berita bohong (hoaks) di medi
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera mulai menyelaraskan langkah pemulihan s
NASIONAL
MEDAN Keluarga mendiang Winda Lorenza Gowasa (WLG) resmi melaporkan dugaan tindak pidana pembunuhan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menilai kinerja pemerintahannya selama hampir dua tahun berjalan menunjukkan hasil
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan penilaian positif terhadap kinerja Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus
NASIONAL