Panduan Lengkap Salat Sunah Idul Fitri 1447 H: Niat, Tata Cara, dan Bacaan Tasbih
MEDAN Menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, umat Islam di seluruh dunia tengah mempersiapkan diri untuk merayakan hari raya terbe
AGAMA
JAKARTA – Anggota Komisi III DPR dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, mengungkapkan pertanyaan terkait tindakan penyiraman air keras yang dilakukan terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
Nasir bertanya-tanya apakah empat prajurit TNI yang terlibat dalam serangan tersebut hanya melaksanakan perintah atasan atau berinisiatif melakukan tindakan tersebut sendiri.
"Pertanyaannya, apakah mereka bertindak atas inisiatif pribadi, atau melaksanakan perintah atasan? Inilah yang perlu didalami dan ditemukan benang merahnya," ujar Nasir saat diwawancarai, Rabu (18/3/2026).Baca Juga:
Nasir mengapresiasi langkah pimpinan TNI yang mengakui bahwa prajuritnya terlibat dalam penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, namun ia juga menekankan bahwa pengakuan tersebut membawa kekhawatiran besar terkait keselamatan ruang sipil, supremasi hukum, dan akuntabilitas militer.
"Pengakuan TNI itu sangat mencemaskan. Ini menyangkut bagaimana institusi militer bertindak di luar kendali hukum dan melibatkan ruang sipil yang seharusnya dilindungi," ujarnya, menambahkan bahwa dalam hal ini, kejadian tersebut bisa berdampak pada pengawasan dan akuntabilitas militer.
Nasir juga mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh pihak kepolisian dan militer dalam mengungkap kasus penyiraman air keras ini.
Ia berharap kerja sama yang solid antar institusi ini dapat menghapus keraguan publik mengenai penyelesaian kasus yang melibatkan aktivis HAM tersebut.
Nasir berharap kerja sama antara Polri dan TNI mampu menjawab pertanyaan publik mengenai motif dibalik serangan tersebut.
Apakah tindakan penyiraman air keras ini merupakan hasil dari inisiatif pribadi prajurit TNI atau ada keterlibatan atasan yang memberikan perintah.
"Kerja sama polisi dan militer ini diharapkan mampu menemukan dan menjawab pertanyaan publik, apakah para pelaku berdiri sendiri atau ada atasannya yang memerintahkan kejahatan tersebut," jelas Nasir.
Selain itu, Nasir menyatakan bahwa penyidangan terhadap prajurit TNI yang terlibat sebaiknya dilakukan melalui pengadilan koneksitas, terutama jika ditemukan adanya keterlibatan masyarakat sipil dalam kasus ini.
"Semoga juga DPR bisa memberikan saran agar proses persidangan dilakukan dengan mekanisme pengadilan koneksitas, jika dalam tindak pidana berupa penyiraman air keras itu juga melibatkan masyarakat sipil," pungkas Nasir.
MEDAN Menyambut hari kemenangan Idul Fitri 1447 H, umat Islam di seluruh dunia tengah mempersiapkan diri untuk merayakan hari raya terbe
AGAMA
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengingatkan seluruh penyelenggara negara dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menolak
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri Kabinet Merah Putih ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (19/3/2026) sore.
NASIONAL
JAKARTA Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, hari ini menerima kunjungan Presiden ke5 RI yang juga Ketua Umum PDIP, Megawati
NASIONAL
LANGKAT Ketua Partai Hanura Kabupaten Langkat, Abd Rasyidin Pane, SH, kembali menunjukkan kepedulian sosialnya dengan membagikan 250 pak
NASIONAL
BANDA ACEH Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Aceh, Marlina Muza
PEMERINTAHAN
JAKARTA Dalam hitungan jam, Kementerian Agama (Kemenag) akan menggelar Sidang Isbat untuk menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah atau Hari Ray
AGAMA
JAKARTA Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menerima kunjungan Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri, di Istana Merdeka, J
NASIONAL
ACEH UTARA Bupati Aceh Utara, Ismail A. Jalil, atau yang lebih akrab disapa Ayahwa, mulai mendistribusikan 1.123 ekor sapi sebagai bantu
PEMERINTAHAN
JAKARTA Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (Wamenham), Mugiyanto, mendesak agar Polri dan TNI segera melakukan koordinasi untuk mengatasi p
HUKUM DAN KRIMINAL