Kemarau Panjang Hantam Tanjab Timur, Warga Perdalam Sumur demi Bertahan Dapatkan Air Bersih
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
JAKARTA – Pakar telematika Roy Suryo memberikan dukungan penuh kepada Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), yang berencana melaporkan ahli digital forensik Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri.
Hal ini terkait tuduhan yang mengaitkan nama JK dalam polemik ijazah Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), yang belakangan viral di media sosial.
Dukungan Roy disampaikan setelah beredarnya sebuah video yang mengatasnamakan Rismon Sianipar.Baca Juga:
Dalam video tersebut, Rismon diduga menuduh JK memberikan dana sebesar Rp5 miliar untuk membiayai upaya terkait isu ijazah Jokowi.
Pernyataan tersebut langsung menuai respons negatif, dan Roy menegaskan bahwa klaim tersebut tidak berasal langsung dari Rismon, melainkan merupakan hasil rekayasa teknologi artificial intelligence (AI).
"11.000 triliun persen, saya dukung Pak JK (melaporkan Rismon). Saya juga sudah menyampaikan bahwa pernyataan Si Omon (Rismon) tentang Pak JK itu sangat jahat dan diglorifikasi oleh kubu yang tidak bertanggung jawab," ujar Roy dalam sebuah pernyataan.
Rismon sendiri telah membantah adanya pernyataan tersebut, mengklaim bahwa video yang beredar adalah hoaks dan merupakan hasil manipulasi AI.
Kuasa hukum Rismon, Jahmada Girsang, menegaskan bahwa kliennya tidak pernah menyebutkan nama Jusuf Kalla dalam pernyataan apa pun dan menilai langkah hukum yang ditempuh JK perlu melalui verifikasi yang cermat oleh pihak kepolisian.
"Tidak segampang itu membuat laporan. Laporan yang diajukan nanti harus diuji dengan bukti-bukti awal di SPKT," tegas Jahmada.
Roy Suryo menilai bahwa penyebaran isu tersebut sangat merugikan karena telah mengarah pada opini publik yang keliru.
Ia menyesalkan keterlambatan klarifikasi dari pihak Rismon dan mendesak agar proses hukum segera dilakukan untuk mengungkap pihak pertama yang menyebarkan informasi tersebut.
"Kalau dilaporkan, nanti akan diproses. Kalau bukan dia yang membuat, harus ditelusuri siapa yang pertama kali menyebarkan," terang Roy.
Jusuf Kalla sendiri telah menegaskan bahwa tuduhan dirinya memberi dana Rp5 miliar terkait isu ijazah Jokowi adalah tidak benar.
JK bahkan menyatakan tidak mengenal Rismon Sianipar secara pribadi dan menolak adanya hubungan dengan orang yang disebut-sebut dalam video tersebut.
"Saya tidak kenal Rismon, tidak pernah bertemu," ujar JK dalam konferensi pers di kediamannya, Jakarta Selatan, pada Minggu (5/4/2026).
JK juga membantah isu yang mengaitkan pertemuannya dengan Roy Suryo dan Rismon pada 15 Maret 2026, yang disebut-sebut sebagai pertemuan untuk membahas isu ini.
Menurutnya, pertemuan tersebut merupakan forum terbuka yang dihadiri oleh kalangan akademisi dan profesional, bukan unsur politik.
Isu ini menjadi perhatian publik yang luas, mengingat latar belakang politik dan hubungan antara figur-figur yang terlibat.
Proses hukum yang akan dijalani JK, menurut Roy, sangat penting untuk menegakkan kebenaran dan mencegah penyebaran hoaks yang semakin meresahkan masyarakat.
Sementara itu, pihak Rismon Sianipar pun tetap menyatakan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam terhadap tuduhan ini dan siap menghadapi proses hukum yang akan datang.*
(tm/ad)
TANJAB TIMUR Musim kemarau yang melanda Kabupaten Tanjung Jabung Timur mulai berdampak pada ketersediaan air bersih. Sejumlah warga di K
PERISTIWA
ACEH BESAR Kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Besar semakin mengkhawatirkan. Selain mengancam sektor pertanian,
PERISTIWA
SURAKARTA Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan komitmen pemerintah untuk terus memperkuat perlindungan, kesejahteraan,
NASIONAL
PAPUA Prajurit TNI kembali menunjukkan komitmennya dalam menjalankan misi kemanusiaan di wilayah terpencil. Di tengah medan pegunungan y
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Masyarakat Sipil Penyelamatan Ombudsman meminta proses pengisian kekosongan Anggota Ombudsman Republik Indonesia tidak sek
NASIONAL
JAKARTA Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kinerja penerimaan pajak pada 2026 akan jauh lebih baik dibandingkan tah
EKONOMI
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) masih menginvestigasi penyebab dugaan keracunan yang menimpa 707 siswa dan guru SMKN 6 Semarang, Jawa Te
KESEHATAN
JAKARTA Harga logam mulia berupa emas diperkirakan masih akan bergerak fluktuatif pada perdagangan pekan depan. Pergerakan ini didorong ol
EKONOMI
JAKARTA Tiga tim telah resmi tersingkir dari ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, terdiri dari dua tim di Grup A dan satu tim di G
OLAHRAGA
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memberhentikan sementara (suspend) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangturi usai kasus dugaan k
PERISTIWA