PSI Buka Suara soal Laporan terhadap Jusuf Kalla: 1000 Persen Jokowi Tak Terlibat!
JAKARTA Polemik yang menyeret nama dua tokoh nasional kembali menghangat. Ahmad Ali memastikan bahwa Joko Widodo tidak memiliki kaitan a
POLITIK
JAKARTA – Direktorat Tindak Pidana Narkoba (narkoba/" target="_blank">Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar praktik pencucian uang jaringan narkoba milik Andre Fernando alias The Doctor dan Hendra Lukmanul Hakim alias Pak Cik. Dari hasil penyidikan, ditemukan perputaran dana mencapai lebih dari Rp 124 miliar melalui sejumlah rekening proxy atau rekening pihak ketiga.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso mengungkapkan, modus rekening proxy ini digunakan sindikat untuk menyamarkan aliran uang hasil kejahatan narkotika agar sulit dilacak.
"Total keseluruhan arus masuk pada empat rekening penampung utama mencapai Rp 124.052.487.704,97 dari 2.134 transaksi," kata Eko dalam keterangannya, Sabtu (18/4/2026).Baca Juga:
Dalam pengungkapan kasus ini, penyidik juga mengamankan empat tersangka yang terdiri dari dua perempuan berinisial DEH dan L, serta dua pria berinisial TZR dan MR. Para tersangka ditangkap di wilayah Tasikmalaya, Bekasi, dan Aceh Timur.
Eko menjelaskan, dari total dana ratusan miliar tersebut, rekening milik tersangka L mencatat perputaran terbesar, yakni lebih dari Rp 81 miliar. Rekening itu disebut menerima ratusan transaksi dengan pola structuring atau pemecahan nominal untuk menghindari deteksi.
"Tercatat ada 445 transaksi dengan nominal Rp 99.999.999 yang dilakukan secara berulang," ujarnya.
Sementara itu, rekening atas nama TZR tercatat menampung lebih dari Rp 35 miliar yang diduga berasal dari transaksi langsung jaringan pemasok sabu.
Adapun rekening MR digunakan sebagai rekening perantara utama jaringan Andre Fernando dengan total transaksi mencapai hampir Rp 4 miliar.
"Rekening ini dibeli oleh sindikat lengkap dengan ATM, kartu SIM, dan perangkat m-banking," jelas Eko.
Selain itu, rekening milik DEH juga ditemukan menampung lebih dari Rp 3 miliar yang digunakan untuk operasional jaringan, termasuk pengelolaan transaksi masking oleh pengendali keuangan sindikat.
Bareskrim menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari upaya memutus aliran dana jaringan narkotika internasional yang beroperasi secara terorganisir melalui sistem rekening proxy.
Penyidik masih terus mendalami aliran dana dan kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam jaringan pencucian uang tersebut.*
(d/dh)
JAKARTA Polemik yang menyeret nama dua tokoh nasional kembali menghangat. Ahmad Ali memastikan bahwa Joko Widodo tidak memiliki kaitan a
POLITIK
JAKARTA Pemerintah menetapkan sejumlah kriteria bagi masyarakat yang berhak menerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) ata
NASIONAL
JAKARTA PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat kinerja positif Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang pekan perdagangan 1317 Apri
EKONOMI
JAKARTA Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla atau JK mempertanyakan mengapa isu ijazah Presiden ke7 RI Joko Widodo menjadi persoalan yang
POLITIK
JAKARTA Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, menyebut Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menjadi salah satu rujuk
NASIONAL
JAKARTA Polemik sengketa lahan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, kembali memanas setelah kedua pihak yang berkonflik samasama mengkl
NASIONAL
JAKARTA TNI Angkatan Laut (TNI AL) membenarkan adanya pergerakan kapal perang Amerika Serikat di kawasan Selat Malaka yang sebelumnya rama
NASIONAL
MEDAN Wakil Wali Kota Medan, Zakiyuddin Harahap, memaparkan sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Medan dalam pertemuan dengan Komando
PEMERINTAHAN
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto memberikan pembekalan kepada para Ketua DPRD seIndonesia dalam kegiatan retret yang digelar di Akademi
NASIONAL
JAKARTA Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera menuntaskan penyelesaian kasus yang menimpa nas
HUKUM DAN KRIMINAL