Terdakwa kasus dugaan pemerasan dalam pengurusan sertifikat K3 di Kementerian Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer mengikuti sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (9/2/2026). (Foto: Antara/)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Bobby menyebut Noel meminta uang operasional sebesar Rp 1 miliar hanya sekitar dua bulan setelah menjabat Wamenaker pada Oktober 2024. Hal itu terungkap saat Bobby menjadi saksi dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (20/4/2026).
Dalam kesaksiannya, Bobby menjelaskan komunikasi terkait permintaan tersebut dilakukan melalui seorang perantara bernama David, yang kemudian menyampaikan adanya kebutuhan operasional untuk Noel.
"Pada saat itu saya tidak tahu maksud dan tujuannya apa, tapi setelah pertemuan itu ada penyampaian terkait kebutuhan operasional Wamenaker," kata Bobby di persidangan.
Jaksa kemudian mendalami keterangan tersebut dengan membacakan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Bobby yang menyebut adanya permintaan uang sebesar Rp 500 juta sebanyak dua kali hingga total Rp 1 miliar. Bobby membenarkan isi BAP tersebut.
"Iya, betul," jawab Bobby.
Selain itu, Bobby juga mengungkap adanya permintaan lain untuk kegiatan perayaan Natal, meski tanpa menyebut nominal. Ia mengaku sempat memberikan uang sebesar Rp 50 juta yang diserahkan melalui pihak lain yang diduga merupakan orang dekat Noel.
"Seingat saya saya serahkan Rp 50 juta," ujarnya.
Dalam perkara ini, jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendakwa Noel bersama sejumlah pihak lain melakukan pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 dengan total dugaan penerimaan mencapai miliaran rupiah. Selain itu, Noel juga diduga menerima gratifikasi berupa uang dan satu unit motor mewah.
Kasus ini masih terus disidangkan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi.*
(d/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
‘Sultan’ Kemnaker Ungkap Noel Minta Rp 1 Miliar Usai 2 Bulan Menjabat Wamenaker