Makna Safari Politik Jokowi dari Lampung ke NTT
OlehFirdaus ArifinADA perjalanan sekadar memindahkan seseorang dari satu tempat ke tempat lain. Ada pula perjalanan menggerakkan percakapan
OPINI
JAKARTA – Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap keberadaan shadow company atau perusahaan bayangan yang diduga dimiliki mantan pejabat Mahkamah Agung (MA) Zarof Ricar bersama tersangka Agung Winarno.
Direktur Penyidikan Jampidsus Kejagung Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan perusahaan tersebut diduga digunakan sebagai tempat penampungan uang hasil tindak pidana pencucian uang.
"Penyidik berhasil menemukan shadow company atau perusahaan bayangan yang didirikan oleh tersangka AW bersama-sama dengan tersangka ZR," ujar Syarief, Rabu (22/4/2026).Baca Juga:
Zarof Ricar diketahui merupakan terpidana kasus suap pengurusan perkara, sementara Agung Winarno adalah tersangka Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang berkaitan dengan perkara tersebut.
Perusahaan bayangan itu diduga berfungsi untuk menyamarkan aliran dana hasil kejahatan yang dilakukan Zarof dan pihak terafiliasi lainnya.
"Sebagai perusahaan tempat penampungan hasil tindak pidana (proceed of crime) pencucian uang oleh ZR dan pihak terafiliasi lainnya," jelasnya.
Dalam pengembangan kasus, penyidik melakukan penggeledahan di dua perusahaan di Jakarta, yakni PT G dan PT M. Dari lokasi tersebut, ditemukan lima kontainer berisi dokumen penting.
Dokumen yang disita mencakup bukti kepemilikan tanah, bangunan, kebun sawit, hotel, hingga perusahaan yang diduga terkait jaringan aset Zarof Ricar.
Selain dokumen, penyidik juga menemukan uang tunai dalam bentuk rupiah dan mata uang asing, deposito, mobil mewah, serta emas batangan.
Syarief menyebut proses pelacakan aset Zarof telah dilakukan selama beberapa bulan terakhir dengan menelusuri berbagai dokumen dan jejak transaksi.
"Mereka menggunakan sejumlah paper company dalam kegiatan penyembunyian aset hasil tindak pidana," ungkapnya.
Sebelumnya, Kejagung juga menemukan bahwa Zarof diduga menitipkan sejumlah aset kepada Agung Winarno yang diduga berasal dari hasil tindak pidana korupsi.
OlehFirdaus ArifinADA perjalanan sekadar memindahkan seseorang dari satu tempat ke tempat lain. Ada pula perjalanan menggerakkan percakapan
OPINI
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membantah adanya intervensi dari pimpinan maupun pihak luar dalam penanganan kasus dugaan suap
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Memasuki Agustus 2026, persaingan pasar smartphone semakin ramai dengan hadirnya berbagai perangkat baru dari sejumlah produsen.
SAINS DAN TEKNOLOGI
JAKARTA Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan ratusan prestasi berhasil diraih oleh para siswa Sekolah Rakya
PENDIDIKAN
JAKARTA Pemerintah menyiapkan investasi baru sekitar 270 juta dolar AS atau setara Rp4,8 triliun untuk memulihkan kapasitas operasional Pe
EKONOMI
JAKARTA Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam yang dijual di Butik Emas Antam pada hari ini, Minggu (2/8/
EKONOMI
JAKARTA Polri memperkuat kiprahnya di kancah internasional melalui partisipasi dalam Konferensi Association of Police Training Institution
NASIONAL
MEDAN PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Pen
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas tambahan anggaran bagi pemerintah daerah (Pemda) yang kesulitan bayar gaji A
EKONOMI
JAKARTA Setiap muslim tentu mengharapkan rezeki yang halal, berkah, dan datang dari jalan yang tidak disangkasangka. Selain bekerja ker
AGAMA