BREAKING NEWS
Selasa, 28 April 2026

Tiga Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan Pemuda yang Mau Tes CPNS di Sleman Ditangkap, Satu Korban Mengalami Kelumpuhan

BITVonline.com - Rabu, 30 Oktober 2024 05:23 WIB
Tiga Pelaku Pengeroyokan dan Pembacokan Pemuda yang Mau Tes CPNS di Sleman Ditangkap, Satu Korban Mengalami Kelumpuhan
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

YOGYAKARTA -Tiga orang pelaku pengeroyokan dan pembacokan dua pemuda asal Pemalang, Jawa Tengah, telah ditangkap oleh polisi. Kejadian tersebut berlangsung pada Jumat (25/10) dini hari saat kedua korban, MP (30) dan BS (23), berada di Gamping, Sleman, untuk mengikuti tes CPNS di Yogyakarta.

Kapolsek Gamping, AKP Sandro Dwi Rahadian, mengungkapkan bahwa pelaku yang telah ditangkap terdiri dari LY (37), SA (33), dan JT (28). Sementara itu, tiga pelaku lainnya yang terlibat masih dalam pengejaran, yaitu GL, AT, dan RG.

“Motif mereka ini adalah salah sasaran. Awalnya mereka direncanakan akan mengejar musuhnya, namun saat di jalan, mereka melihat dua orang yang berjalan dan mengira keduanya adalah target mereka,” jelas Sandro.

Saat kejadian, para pelaku berada dalam kondisi mabuk akibat minuman keras. “Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa mereka memang dalam kondisi mabuk saat melakukan aksi tersebut,” tambahnya.

Akibat pengeroyokan dan pembacokan itu, dua korban mengalami luka serius. MP sudah diperbolehkan rawat jalan, tetapi BS harus dirawat di rumah sakit di Jakarta karena mengalami kelumpuhan pada bagian tubuh sebelah kiri. “BS mengalami kelumpuhan dan tidak bisa bergerak pada separuh bagian kiri tubuhnya,” ujar Sandro.

Polisi juga mengungkapkan bahwa para pelaku terlibat dalam sejumlah kasus kriminal lainnya di wilayah Gamping. LY dan JT sebelumnya terlibat dalam kasus pengeroyokan pada Selasa (22/10) bersama dua tersangka lainnya, UW dan KI. UW telah ditangkap, sementara IK masih dalam pencarian. Selain itu, LY juga terlibat dalam percobaan pencurian dengan kekerasan di SPBU Balecatur pada Juli lalu.

Kapolsek menambahkan bahwa komplotan ini dikenal sering membuat onar di daerah Balecatur. “Mereka adalah kelompok yang selama ini meresahkan masyarakat di Balecatur. Kami masih menyelidiki kemungkinan keterlibatan mereka dalam kasus kriminal lainnya,” tandasnya.

Polisi menghimbau kepada masyarakat untuk melaporkan segala tindakan kriminal dan tetap waspada terhadap lingkungan sekitar. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kerjasama antara masyarakat dan pihak berwajib dalam menjaga keamanan.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru