Bawa Indonesia Lolos Piala Asia U-20 2027, Duo Talenta Sumut Panen Pujian Arya Sinulingga
MEDAN Dua pesepak bola asal Sumatera Utara (Sumut), Raditya Rahardjo dan Irpan Abadi Siregar, menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U
OLAHRAGA
MEDAN – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan hampir 200 ribu anak di Indonesia terpapar judi online (judol).
Dari jumlah tersebut, sekitar 80 ribu anak diketahui berusia di bawah 10 tahun.
Pernyataan itu disampaikan Meutya dalam kegiatan Indonesia GOID Menyapa Gass Pol Tolak Judol di Medan, Rabu, 13 Mei 2026.Baca Juga:
Meutya menyebut angka tersebut menjadi peringatan serius bagi masa depan generasi muda Indonesia di tengah maraknya praktik judi daring yang semakin mudah diakses melalui platform digital.
"Judi online adalah scam yang sistemnya memastikan pemain hampir selalu rugi dan kalah dalam jangka panjang," kata Meutya.
Menurut dia, upaya memberantas judi online tidak cukup hanya dengan menutup akses situs atau melakukan pemblokiran konten.
Pemerintah, kata dia, juga perlu memperkuat literasi digital masyarakat agar warga memahami risiko besar dari praktik perjudian daring.
"Kita tidak hanya menutup akses atau melakukan takedown. Yang paling penting adalah menjangkau masyarakat dengan fakta-fakta ini agar kesadaran tumbuh dari keluarga dan komunitas," ujarnya.
Meutya juga menyoroti dampak sosial judol yang dinilai semakin luas, terutama terhadap perempuan dan anak.
Ia mengatakan banyak keluarga mengalami tekanan ekonomi hingga konflik rumah tangga akibat salah satu anggota keluarga terjerat judi daring.
"Ini bukan hanya soal uang, tapi juga soal kehancuran masa depan anak dan ketenangan keluarga," kata dia.
Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, lanjut Meutya, terus melakukan pemblokiran terhadap situs judol.
Namun, ia menilai langkah tersebut harus diiringi penegakan hukum yang lebih kuat terhadap para pelaku.
Menurut dia, pemerintah membutuhkan dukungan dari Kepolisian Negara Republik Indonesia, Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan, sektor perbankan, hingga platform digital.
Meutya juga menyinggung maraknya promosi judol di berbagai platform media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, dan YouTube.
Pemerintah telah meminta platform-platform tersebut untuk lebih aktif menurunkan konten yang berkaitan dengan judol.
"Judi online dilarang di Indonesia. Semua pihak harus memiliki tanggung jawab moral dan hukum yang sama," ujarnya.
Meutya juga mengajak tokoh agama, tokoh masyarakat, komunitas, serta keluarga untuk ikut berperan aktif mencegah penyebaran judi online.
"Lindungi anak-anak kita dari bahaya judol sejak dini," kata dia.*
(km/ad)
MEDAN Dua pesepak bola asal Sumatera Utara (Sumut), Raditya Rahardjo dan Irpan Abadi Siregar, menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memperluas basis penerimaan pajak dan retribus
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas 10 pelajar dari empat sekolah yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota MedanI
PENDIDIKAN
TAPTENG Polisi menangkap seorang pria berinisial Yohannes Hasian Tanjung (27) yang diduga mencuri berbagai peralatan medis dari bekas UPTD
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua pemain asing PSMS Medan, Javier Siverio Toro dan Phillerson Natan Silva de Oliveira, mulai menunjukkan ketajaman di Pegadaian Cha
OLAHRAGA
DELI SERDANG Warga menemukan jenazah bayi lakilaki yang diduga baru lahir di Jalan Sempurna, Gang Mawar, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan P
PERISTIWA
DELI SERDANG Jalan lintas provinsi di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, masih terputus akibat longsor dan badan
PERISTIWA
SOLOK Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengeluarkan peringatan dini sebelum banjir bandang menerjang Kabupaten So
PERISTIWA
SOLOK Dua warga dilaporkan hilang setelah banjir bandang menerjang kawasan Kantor Bupati Solok, Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talan
PERISTIWA
ACEH BESAR Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gampong Lam Lumpu, Kecamatan Peukan Bada, Kabupaten Aceh Besar, berlangsung sukses. Kegia
AGAMA