Ketua ICMI Aceh: Pendidikan Harus Cetak SDM Siap Kerja dan Putus Rantai Kemiskinan
BANDA ACEH Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Aceh, Taqwaddin, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi menceta
PENDIDIKAN
SURABAYA -Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melakukan penangkapan terhadap mantan pejabat Mahkamah Agung (MA), Zarof Ricar, yang terlibat dalam dugaan pemufakatan jahat untuk melakukan suap terkait putusan kasasi kasus pembunuhan yang melibatkan Gregorius Ronald Tannur. Zarof ditangkap bersamaan dengan pengacara Tannur, Lisa Rachmat, dalam sebuah operasi yang mengguncang dunia hukum di Indonesia.
Penangkapan ini terjadi setelah penyelidikan mendalam yang menunjukkan bahwa Lisa Rachmat diduga meminta Zarof untuk mengatur putusan kasasi Tannur dengan menjanjikan total suap sebesar Rp 5 miliar kepada para hakim yang terlibat di tingkat kasasi. Selain itu, Lisa juga menjanjikan Rp 1 miliar sebagai fee untuk Zarof Ricar.
Dalam konteks ini, Komisi Yudisial (KY) memberikan apresiasi kepada Kejagung atas upayanya mengusut kasus dugaan suap ini. Juru bicara KY, Mukti Fajar Nur Dewata, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kejagung dan MA untuk mendalami kasus ini, terutama mengenai catatan keuangan yang menunjukkan aliran dana ke sejumlah hakim.
Dugaan suap ini melibatkan tiga hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, yakni Erintuah Damanik, Heru Hanindyo, dan Mangapul, yang merupakan Majelis Hakim yang menjatuhkan vonis bebas kepada Ronald Tannur, terdakwa kasus pembunuhan kekasihnya, Dini Sera Afrianti. Keputusan bebas tersebut menuai banyak kritik dan menambah sorotan terhadap integritas lembaga peradilan di Indonesia.
Mukti Fajar menegaskan bahwa KY memiliki perhatian mendalam terhadap pengusutan kasus ini, terutama karena melibatkan mantan pejabat MA sebagai tersangka. “Kami mendorong adanya kolaborasi antara KY dan MA untuk mendeteksi area-area yang berpotensi menyebabkan penyalahgunaan kekuasaan atau kewenangan di kalangan hakim dan aparat pengadilan,” tambahnya.
Dengan adanya kasus ini, integritas hakim dan lembaga peradilan Indonesia kembali dipertanyakan. Penangkapan Zarof Ricar dan Lisa Rachmat menjadi sinyal tegas dari Kejagung bahwa tindakan korupsi dalam dunia peradilan tidak akan ditoleransi.
Kasus ini masih dalam proses pengembangan, dan Kejagung diharapkan akan terus menggali lebih dalam untuk mengungkap seluruh pihak yang terlibat dalam pemufakatan jahat ini. Publik menantikan transparansi dan keadilan yang seharusnya menjadi prinsip utama dalam sistem peradilan di Indonesia.
(N/014)
BANDA ACEH Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim seIndonesia (ICMI) Aceh, Taqwaddin, menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi menceta
PENDIDIKAN
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan menindaklanjuti berbagai catatan dan rekomendasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengajak India untuk memperkuat kerja sama di sektor energi, termasuk pengembangan proyek Pembangkit Li
EKONOMI
SOLO Presiden ke7 RI Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kesiapannya menghadiri persidangan dugaan fitnah ijazah palsu apabila mendapat pan
NASIONAL
JAKARTA Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait penanganan p
NASIONAL
JAKARTA Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sad
EKONOMI
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi Republik Indonesia, Bintang Republik Indonesia Adipurna, kep
NASIONAL
MEDAN Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mengaku telah beberapa kali memberikan teguran kepada Bupati Langkat Syah Afandin atau Ondim
POLITIK
JAKARTA Ketua MPR RI Ahmad Muzani mengungkapkan dirinya bersama Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mendapat mandat dari Presiden Prabowo
NASIONAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menyiapkan langkah besar untuk memperkuat perlindungan kawasan hutan di Indonesia dengan menambah jumla
NASIONAL