Bupati Batu Bara Terima Audiensi Pengurus PBVSI Periode 2026–2030, Dorong Pembinaan Atlet Muda
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Batu Ba
OLAHRAGA
BANDA ACEH – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Banda Aceh menetapkan dua mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) sebagai tersangka dalam kasus perusakan dan pembakaran Gedung Fakultas Pertanian USK.
Kedua tersangka berinisial WS (22) dan MAM (20), yang merupakan mahasiswa Fakultas Teknik USK.
Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memeriksa 18 saksi dan melakukan gelar perkara terkait insiden yang menyebabkan terbakarnya sejumlah fasilitas di lingkungan Fakultas Pertanian USK.Baca Juga:
Kasatreskrim Polresta Banda Aceh, Kompol Miftahuda Dizha Fezuono, mengatakan kedua mahasiswa tersebut diduga terlibat langsung dalam rangkaian aksi penyerangan yang berujung pada kebakaran gedung fakultas.
"Benar, setelah pemeriksaan terhadap 18 saksi dan gelar perkara, kami menetapkan WS dan MAM sebagai tersangka dalam perkara pengrusakan dan pembakaran Fakultas Pertanian USK serta fasilitas lainnya," kata Dizha, Sabtu, 30 Mei 2026.
Menurut polisi, WS diduga berperan sebagai koordinator lapangan dalam aksi tersebut, sementara MAM diduga ikut terlibat langsung dalam perusakan dan pembakaran.
Keduanya dijerat dengan sejumlah pasal dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait perusakan, pembakaran, serta tindakan kekerasan secara bersama-sama.
Dalam pengusutan perkara ini, penyidik juga menyita sejumlah barang bukti, antara lain tiga sepeda motor yang rusak berat, dua pecahan botol yang diduga digunakan sebagai bom molotov, satu bom molotov utuh, pakaian yang diduga digunakan pelaku, serta satu unit DVR CCTV dari lokasi kejadian.
Polisi masih melanjutkan penyidikan dan berencana memeriksa 18 saksi tambahan, sehingga total saksi yang diperiksa mencapai 36 orang termasuk kedua tersangka.
Dari hasil penyelidikan sementara, insiden ini dipicu ketegangan antarmahasiswa Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik USK yang telah terjadi beberapa hari sebelum peristiwa pembakaran.
Konflik bermula dari rangkaian aksi dan bentrokan kecil yang kemudian meningkat menjadi serangan balasan hingga terjadi pembakaran gedung fakultas.
Polisi menegaskan peristiwa tersebut merupakan konflik internal antar mahasiswa di lingkungan USK dan tidak melibatkan pihak dari luar kampus.
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi Pengurus Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) Kabupaten Batu Ba
OLAHRAGA
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian mengunjungi RSUD H. OK Arya Zulkarnain di Kecamatan Datuk Lima Puluh, Sabtu, 8 Agustus 202
KESEHATAN
BATU BARA Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima audiensi Panitia Komunitas Batu Bara Bertanjak Jilid 7 Tahun 2026 di ruang kerjan
SENI DAN BUDAYA
ACEH BESAR Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Aceh Besar mengajak warga Muhammadiyah, simpatisan, dan para dermawan untuk mendukung peng
PENDIDIKAN
BANDA ACEH Pewarta Foto Indonesia (PFI) Aceh mendorong kolaborasi antara insan pers, pemerintah, Satgas Penanganan Rehabilitasi dan Reko
NASIONAL
JAKARTA Badan Gizi Nasional (BGN) memperketat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah muncul dugaan gangguan kesehatan ter
NASIONAL
JAKARTA Penyelesaian persoalan Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dinilai membutuhkan pendekatan yang lebih terbuka setelah berlan
NASIONAL
JAKARTA TNI Angkatan Darat (TNI AD) bersama sejumlah pemerintah daerah mulai mendorong pengelolaan sampah berbasis teknologi untuk mengu
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Kota Medan mengerahkan jajaran untuk bergotong royong membersihkan parit yang tersumbat dan dipenuhi sedimentasi tebal
PEMERINTAHAN
JAKARTA MPR RI akan mengirimkan undangan Sidang Tahunan MPR serta sidang bersama DPR dan DPD RI kepada presiden dan wakil presiden terdahu
PEMERINTAHAN