BREAKING NEWS
Rabu, 03 Juni 2026

Kejagung Tahan 3 Eks Pimpinan BGN, Dadan Hindayana hingga Sony Sonjaya Digiring ke Mobil Tahanan

Adelia Syafitri - Rabu, 03 Juni 2026 18:08 WIB
Kejagung Tahan 3 Eks Pimpinan BGN, Dadan Hindayana hingga Sony Sonjaya Digiring ke Mobil Tahanan
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya ditahan Kejagung. (Foto: inews)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

JAKARTA- Kejaksaan Agung (Kejagung) resmi menahan tiga mantan pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN), Rabu (3/6/2026). Mereka adalah mantan Kepala BGN Dadan Hindayana serta dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya.

Ketiga mantan pejabat tersebut terlihat keluar dari Gedung Bundar Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung dengan pengawalan ketat petugas. Mereka kemudian dibawa menggunakan mobil tahanan yang berbeda.

Dadan Hindayana menjadi yang pertama keluar dari gedung pemeriksaan. Dengan pengawalan aparat TNI dan penyidik Kejagung, Dadan langsung diarahkan menuju kendaraan tahanan tanpa memberikan komentar kepada awak media.

Baca Juga:

Tak lama berselang, dua mantan Wakil Kepala BGN, Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya, juga keluar dari gedung yang sama dan langsung dibawa menuju mobil tahanan yang telah disiapkan.

Penahanan ketiga eks pimpinan BGN tersebut dilakukan di tengah proses penyidikan yang tengah berlangsung di Kejaksaan Agung. Sebelumnya, penyidik Jampidsus juga melakukan penggeledahan di kantor Badan Gizi Nasional yang berlokasi di Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

Kasus yang menjerat para mantan pimpinan BGN ini menjadi perhatian publik setelah Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala BGN pada Selasa (2/6/2026).

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman mengungkapkan salah satu faktor pergantian pimpinan BGN berkaitan dengan adanya dugaan praktik jual-beli titik dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ya, salah satu faktornya itu," kata Dudung saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Menurut Dudung, Presiden Prabowo telah menerima berbagai laporan dan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG dalam beberapa waktu terakhir sebelum akhirnya mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan.

"Saya punya keyakinan bahwa Bapak Presiden sudah lama mendengar informasi, mencermati, menganalisa, dan mengevaluasi berbagai sumber yang masuk kepada beliau," ujarnya.

Hingga kini, Kejaksaan Agung masih belum mengungkap secara rinci pasal maupun dugaan tindak pidana yang disangkakan kepada ketiga mantan pimpinan BGN tersebut. Pihak Kejagung dijadwalkan memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus dalam konferensi pers.*

(in/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Muncul Kenakan Rompi Tahanan Kejagung, Langsung Digiring ke Mobil Tahanan
Kejagung Geledah Kantor BGN, Penyidik Masih Buru Bukti di Tengah Sorotan Tata Kelola MBG
Usai Dadan Dicopot, Kantor BGN Digeledah Kejagung, Istana Tegaskan Komitmen Bersih-Bersih Tata Kelola
Nanik Pimpin BGN, Zulhas: Prabowo Dengarkan Suara Rakyat dan Percepat Program MBG
Dadan Hindayana Dicopot dari BGN, Dudung Sebut Ada Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG
KSP Dudung: Prabowo Ingin Program MBG Bebas Korupsi dan Penyimpangan
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru