BREAKING NEWS
Jumat, 05 Juni 2026

Dua Kurir 4 Kg Sabu Ditangkap di Bandara SIM, Polresta Banda Aceh Ungkap 38 Kasus Narkoba

T.Jamaluddin - Jumat, 05 Juni 2026 15:56 WIB
Dua Kurir 4 Kg Sabu Ditangkap di Bandara SIM, Polresta Banda Aceh Ungkap 38 Kasus Narkoba
Satresnarkoba Polresta Banda Aceh mengungkap 38 kasus peredaran narkotika sepanjang Januari hingga Mei 2026. (Foto: ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

BANDA ACEHSatresnarkoba Polresta Banda Aceh mengungkap 38 kasus peredaran narkotika sepanjang Januari hingga Mei 2026. Dalam periode tersebut, sebanyak 57 tersangka berhasil diamankan, termasuk dua pria yang ditangkap saat hendak menyelundupkan total 4 kilogram sabu melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM), Aceh Besar.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Andi Kirana mengatakan, pengungkapan kasus penyelundupan sabu itu merupakan hasil kerja sama antara Satresnarkoba Polresta Banda Aceh, personel TNI AU, dan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara SIM.

Kasus pertama melibatkan tersangka berinisial MK (25) yang ditangkap pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 06.30 WIB saat hendak terbang menuju Jakarta menggunakan maskapai Batik Air.

Baca Juga:

Petugas Avsec mencurigai sebuah kardus cokelat yang dibawa tersangka. Setelah diperiksa, ditemukan empat bungkus sabu dengan total berat sekitar 2 kilogram yang disembunyikan di sela-sela kardus tersebut.

"MK mengaku mendapatkan sabu tersebut di depan gedung Bandara SIM sebelum masuk ke area keberangkatan," kata Kombes Andi Kirana dalam konferensi pers di Meuligoe Rastra Sewakottama, Jumat (5/6/2026).

Menurut Andi, MK berangkat dari Kabupaten Bireuen atas perintah seseorang berinisial AS yang kini masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Tersangka dijanjikan bayaran Rp60 juta jika berhasil mengantarkan sabu ke Jakarta.

"Namun baru diberikan uang muka sebesar Rp2 juta. Tersangka mengaku baru pertama kali melakukan pekerjaan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, kasus kedua terjadi pada Rabu (15/4/2026). Petugas Avsec mengamankan seorang pria berinisial AS (21) saat hendak berangkat ke Jakarta menggunakan Batik Air.

Kecurigaan muncul setelah hasil pemeriksaan X-Ray menunjukkan adanya benda mencurigakan di dalam koper milik tersangka. Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ditemukan sabu seberat 2 kilogram yang disembunyikan di dalam koper.

AS mengaku narkotika tersebut rencananya akan dibawa ke Kendari dengan imbalan sebesar Rp85 juta. Dari hasil pengembangan, polisi kemudian menangkap dua orang lainnya berinisial MR dan MGA di sebuah penginapan di Kabupaten Pidie.

"AS, MR, dan MGA mengambil sabu di kawasan Pidie saat perjalanan menuju Bandara Sultan Iskandar Muda. Saat ini kami masih memburu sejumlah pelaku lain yang diduga terlibat dalam jaringan tersebut," jelas Andi.

Selain pengungkapan dua kasus besar tersebut, Satresnarkoba Polresta Banda Aceh juga mencatat keberhasilan dalam penanganan perkara narkotika selama lima bulan terakhir.

Sebanyak 57 tersangka diamankan dari 38 kasus yang berhasil diungkap. Barang bukti yang disita meliputi sabu seberat 4.134,38 gram, ganja 59,60 gram, 26 butir pil ekstasi, serta sejumlah minuman keras berbagai merek.

Kapolresta menegaskan pihaknya akan terus menggencarkan upaya pemberantasan narkotika melalui langkah preventif maupun represif guna memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah hukum Polresta Banda Aceh.

"Kami tidak akan memberikan ruang sedikit pun bagi pelaku peredaran narkoba. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara serius. Narkoba adalah musuh bersama yang merusak masa depan generasi bangsa," tegasnya.

Andi juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi penyalahgunaan narkotika karena dampaknya sangat merusak, baik terhadap kesehatan, masa depan, maupun kehidupan sosial.

"Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas peredaran narkoba," pungkasnya.*

(dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Enam Kilogram Ganja Ditemukan di Lapas Padangsidimpuan, Empat Napi Narkoba Jadi Tersangka
Habonaron: Jejak Sistem Kepercayaan Asli Simalungun Sebelum Islam dan Kristen Masuk
BNN Binjai Hadiri Lepas Sambut Danyonif 100/Prajurit Setia, Perkuat Sinergi TNI–BNN dalam P4GN
Pemko Medan Segel Phantom KTV, Izin Belum Lengkap dan Diduga Jadi Lokasi Edar Narkoba
Wacana MBG untuk Siswa Indonesia di Arab Saudi, DPLN PDIP: Mereka Tidak Kekurangan Makanan maupun Gizi
Inflasi Sumut Tembus 0,89 Persen, Harga Tomat Melonjak hingga 82 Persen di Karo
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru