BREAKING NEWS
Selasa, 07 Juli 2026

Proyek Meubelir Langkat Rp48,4 Miliar Diduga "Kejar Tayang", Kejatisu Temukan Sejumlah Kejanggalan

Johan - Senin, 06 Juli 2026 21:53 WIB
Proyek Meubelir Langkat Rp48,4 Miliar Diduga "Kejar Tayang", Kejatisu Temukan Sejumlah Kejanggalan
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

"Yang ngeklik, bayar, SPJ, menerima barang, dan menyalurkan barangnya di dinas semua," kata David.

Ia menjelaskan, Pengguna Anggaran (PA) bertugas menginput paket, sementara transaksi e-katalog dilakukan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Untuk nilai di atas Rp200 juta, PBJ hanya menangani pengadaan melalui tender.

PPK dalam proyek tersebut diduga dijabat Supriadi, yang saat ini juga berstatus terdakwa dalam perkara dugaan korupsi pengadaan smartboard tahun anggaran 2024 yang sedang ditangani Kejaksaan Negeri Langkat.

Proyek pengadaan meubelir tahun anggaran 2025 itu sendiri dilaksanakan Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat untuk kebutuhan sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), baik negeri maupun swasta.

Total nilai proyek mencapai Rp48,4 miliar yang terbagi dalam dua paket besar.

PT Dharma Adji Sejahtera memperoleh paket SD senilai Rp21,6 miliar, sementara PT Bismacindo Perkasa mengerjakan paket SMP senilai Rp26,7 miliar.

Pelaksanaan proyek berlangsung selama Februari hingga Juni 2025.

Dari hasil audit, terdapat indikasi mark-up yang menimbulkan potensi kerugian negara.

Pada paket SD, kerugian diperkirakan lebih dari Rp1,5 miliar, sedangkan pada paket SMP disebut melebihi Rp4,5 miliar.


Auditor juga menemukan indikasi bahwa perusahaan pelaksana bukan produsen utama barang, melainkan hanya perantara dari sejumlah pemasok lain.

Hingga kini, Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara masih melanjutkan penyelidikan untuk mengumpulkan bukti dan mendalami pihak-pihak yang diduga terlibat.

Editor
: Abyadi Siregar
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Sayangkan OTT KPK di Langkat: Korban Utamanya Masyarakat
Wali Kota Medan Dukung Film “Pramuka”, Jadi Sarana Pendidikan Karakter Generasi Muda
Lebih Parah dari Langkat? DPRD-Palas Ungkap Dugaan Skandal Fee Proyek dan Pungli Jabatan di Padang Lawas
Tiorita Surbakti Resmi Jadi Plt Bupati Langkat, Ini Pesan Bobby Nasution
Naik ke Penyidikan, Polri Ungkap Modus Korupsi Batu Bara: Manipulasi Kualitas dan Kuantitas Pasokan ke PLTU
Polri Dalami Kasus Korupsi Pasokan Batu Bara yang Picu Blackout di Sejumlah Wilayah Indonesia, Kerugian Negara Rp5 Triliun
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru