Status Tersangka Febrie Adriansyah Berpotensi Gugur, Ini Penjelasan Peneliti Pukat UGM
JAKARTA Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, menyoroti penetapan mantan Jaksa Agung M
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA – Pakar intelijen dan mantan anggota Badan Intelijen Negara (BIN), Kolonel (Purn) Sri Radjasa Chandra, menilai kasus korupsi PT Asuransi Jiwasraya (Persero) dan PT Asabri (Persero) tidak hanya berkaitan dengan persoalan keuangan negara, tetapi juga diduga memiliki dimensi politik.
Dalam keterangannya pada Minggu, 12 Juli 2026, Sri Radjasa menyampaikan pandangannya bahwa pengungkapan dua perkara tersebut diduga tidak semata-mata bertujuan menegakkan hukum, tetapi juga digunakan sebagai instrumen politik.
Pernyataan itu merupakan analisis dan pendapat pribadi yang disampaikannya kepada media.Baca Juga:
"Kasus Jiwasraya (yang lekat dengan kepentingan Aburizal Bakrie) dan Asabri sengaja diangkat oleh rezim penguasa saat itu (Jokowi) menggunakan tangan Jampidsus Febrie Adriansyah. Tujuannya diduga untuk menyandera Airlangga Hartarto (yang saat itu menjabat Ketua Umum Golkar) dan faksi senior Golkar (Aburizal Bakrie)," kata Sri Radjasa Chandra.
Menurut Sri Radjasa, dugaan tersebut berkaitan dengan dinamika politik yang berkembang ketika proses penanganan perkara Jiwasraya dan Asabri berlangsung.
Ia berpendapat bahwa kedua kasus itu diduga menjadi alat tawar dalam hubungan politik antara pemerintah dan sejumlah tokoh Partai Golkar.
Dalam penjelasannya, Sri Radjasa juga menyinggung posisi Airlangga Hartarto yang saat itu menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
Ia menyebut Airlangga bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani memiliki peran dalam mengoordinasikan langkah-langkah pemerintah menghadapi dampak gagal bayar Jiwasraya dan Asabri, termasuk pembentukan holding asuransi BUMN Indonesia Financial Group (IFG).
"Termasuk mengawal pembentukan holding asuransi BUMN (Indonesia Financial Group/IFG) dan mengalihkan polis nasabah agar tidak memicu krisis kepercayaan pasar keuangan yang lebih masif," katanya.
Sri Radjasa juga mengungkapkan bahwa investasi Jiwasraya sebelumnya pernah ditempatkan pada sejumlah emiten yang berafiliasi dengan Grup Bakrie.
Ia mengacu pada temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) yang menyebut dana investasi Jiwasraya tersebar di sejumlah perusahaan.
Selain itu, ia menyinggung pernyataan terpidana Benny Tjokrosaputro dalam persidangan yang pernah menyebut adanya aliran investasi Jiwasraya ke sejumlah saham Grup Bakrie.
Pernyataan tersebut merupakan bagian dari proses persidangan dan memiliki konteks hukum tersendiri.
Menurut Sri Radjasa, pengusutan perkara Jiwasraya dan Asabri yang dilakukan Kejaksaan Agung pada periode tersebut memunculkan berbagai persepsi di ruang publik.
Ia menilai penanganan perkara korupsi berskala besar perlu dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari kepentingan politik agar kepercayaan masyarakat terhadap penegakan hukum tetap terjaga.
Hingga saat ini, belum terdapat putusan pengadilan maupun pernyataan resmi dari pihak-pihak yang disebut dalam analisis Sri Radjasa yang membenarkan adanya dugaan penggunaan perkara hukum sebagai instrumen politik.
Karena itu, seluruh dugaan dan pendapat yang disampaikan masih merupakan pandangan narasumber dan tidak dapat dipandang sebagai fakta hukum yang telah terbukti.
Kasus Jiwasraya dan Asabri sendiri merupakan dua perkara korupsi besar yang telah diproses melalui mekanisme peradilan.
Sejumlah terdakwa telah dijatuhi putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap, sementara berbagai aspek lain yang berkaitan dengan perkara tersebut masih menjadi perhatian publik.* (vo/ad)
JAKARTA Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada (UGM), Zaenur Rohman, menyoroti penetapan mantan Jaksa Agung M
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dugaan kasus pelecehan seksual yang melibatkan seorang mahasiswa senior Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Sumatera Uta
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah menerapkan skema khusus dalam pelaksanaan reforma agraria melalui Badan Bank Tanah (BBT). Dalam kebijakan tersebut, t
NASIONAL
LISBON Federasi Sepak Bola Portugal resmi menunjuk Jorge Jesus sebagai pelatih baru Timnas Portugal dengan kontrak selama empat tahun hi
OLAHRAGA
ATLANTA FIFA memastikan tidak menemukan bukti bahwa bola menyentuh kabel kamera udara sebelum gol penyama kedudukan Timnas Inggris ke ga
OLAHRAGA
BANDA ACEH Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyatakan pemerintah masih melakukan kajian terkait usulan Pe
EKONOMI
BANDA ACEH Suasana berbeda terlihat di sejumlah keude kopi atau warung kopi di Kota Banda Aceh saat pertandingan Piala Dunia 2026 antara
NASIONAL
BINJAI Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Binjai Hasanul Jihadi bersama jajaran pengurus mendatangi lokasi pedagang bakso yan
NASIONAL
JAKARTA Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Antam) pada Minggu, 12 Juli 2026, tercatat tidak mengalami perubahan dibandingkan harga se
EKONOMI
DELI SERDANG Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution menghadiri kegiatan Jambore Daerah (Jamdasu) XI Gerakan Pramuka Sumatera Utara Tahun
PEMERINTAHAN