Defisit APBN Membengkak ke Rp670 Triliun, Menkeu Purbaya Pastikan Masih Aman
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
JAKARTA — Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa DPR tidak pernah menolak pembahasan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
Ia memastikan pihaknya akan terus mendorong agar pembahasan aturan tersebut berjalan lebih cepat.
Pernyataan itu disampaikan Habiburokhman untuk menjawab anggapan sejumlah pihak yang menilai pengalihan RUU Perampasan Aset dari usulan pemerintah menjadi inisiatif DPR merupakan upaya untuk memperlambat proses pembahasan.Baca Juga:
Menurut dia, langkah tersebut justru menjadi strategi agar pembahasan dapat berjalan lebih efektif.
"Nah, kemudian dikatakan juga bahwa, ya, pengalihan undang-undang ini dari apa inisiatif pemerintah ke DPR adalah untuk memperlambat. Padahal faktanya kebalikannya. Justru undang-undang yang inisiatifnya dari DPR logikanya memang jauh lebih cepat," tutur Habiburokhman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, perbedaan utama terletak pada jumlah Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) yang akan dibahas dalam proses penyusunan undang-undang.
Menurut Habiburokhman, jika RUU tersebut menjadi inisiatif DPR, maka DIM yang dibahas hanya berasal dari pemerintah.
Sementara apabila RUU berasal dari pemerintah, maka setiap fraksi di DPR akan menyusun DIM masing-masing.
"Kenapa? Karena DIM-nya itu hanya akan ada satu dari pemerintah. Ketika nanti kita sudah susun, DIM-nya hanya akan ada dari pemerintah. Tapi kalau undang-undang usulan dari pemerintah, maka DIM-nya akan ada dari delapan fraksi," jelasnya.
Ia menilai banyaknya DIM dari masing-masing fraksi berpotensi membuat proses pembahasan menjadi lebih panjang karena setiap pihak dapat memiliki perbedaan pandangan dalam rumusan maupun substansi.
"Ya kita tahu, masing-masing fraksi pasti akan membuat DIM yang mungkin secara substansi sama satu sama lain, tapi redaksi beda, maka akan menimbulkan banyak sekali DIM, ya, 8 kali lipat daripada apabila diusulkan oleh pemerintah," ujarnya.
Karena alasan tersebut, Habiburokhman menyebut pengalihan status RUU Perampasan Aset menjadi inisiatif DPR merupakan bagian dari strategi untuk mempercepat penyelesaian regulasi tersebut.
"Nah, itulah bagian dari strategi kami agar semua undang-undang yang dibahas, termasuk dan terutama undang-undang perampasan aset ini, cepat adalah bagian dari taktik kami, strategi kami adalah dengan menyeret ini sebagai usulan DPR," katanya.
Selain mempercepat pembahasan, Komisi III DPR juga akan membuka ruang masukan dari berbagai kalangan, termasuk akademisi hukum dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Habiburokhman mengatakan pihaknya akan mengundang akademisi dari berbagai universitas, tidak hanya kampus besar yang selama ini sering terlibat dalam pembahasan regulasi nasional.
"Sama seperti (saat pembahasan) KUHAP. Kalau KUHAP itu kan semua kampus kita undang. Kita akan undang semua akademisi hukum, representasi," ujar Habiburokhman.
Ia menambahkan, keterlibatan perguruan tinggi di daerah juga penting agar pembahasan RUU Perampasan Aset mendapatkan masukan yang lebih luas.
"Jadi enggak hanya universitas yang besar-besar dan selama ini banyak terlibat di sini saja, tapi universitas di daerah juga kita akan undang dan kita akan fasilitasi kedatangan para akademisi tersebut," katanya.
Menurutnya, partisipasi publik dan masukan para ahli menjadi bagian penting agar RUU Perampasan Aset yang nantinya disahkan memiliki aturan yang kuat dan mampu menjawab kebutuhan pemberantasan tindak pidana korupsi.
Pembahasan RUU Perampasan Aset menjadi perhatian publik karena regulasi tersebut dinilai memiliki peran penting dalam memperkuat upaya negara mengambil kembali aset hasil tindak pidana, khususnya yang berkaitan dengan kejahatan ekonomi dan korupsi.* (kp/ad)
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 tetap berada dalam
EKONOMI
JAKARTA Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengajak masyarakat untuk membangun optimisme terhadap kondisi ekonomi nasional setelah S&
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah mengakui masih terdapat sejumlah tantangan dalam pelaksanaan awal program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menteri Keuanga
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memastikan tidak akan menaikkan tarif pajak dalam jangka menengah. Strategi yang dipilih justru memperkuat penerimaan
EKONOMI
JAKARTA Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman menegaskan bahwa DPR tidak pernah menolak pembahasan Rancangan UndangUndang (RUU) Perampa
HUKUM DAN KRIMINAL
KUPANG Empat orang terlapor dalam kasus dugaan intimidasi terhadap almarhumah Dokter Eliza Princila Pakaenoni atau Dokter Icha menjalani
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Apple resmi membuka akses iOS 27 Public Beta bagi pengguna iPhone yang ingin lebih dulu mencoba berbagai fitur terbaru sebelum v
SAINS DAN TEKNOLOGI
WONOSOBO Nama seorang bayi lakilaki asal Dusun Prigi, Desa Jolontoro, Kecamatan Sapuran, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, menjadi perha
NASIONAL
JAKARTA Pemerintah memberikan kebijakan baru untuk membantu pelaku usaha perikanan. Presiden RI Prabowo Subianto menginstruksikan pember
EKONOMI
JAKARTA Hubungan dan kerja sama antara Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali diperku
NASIONAL