BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

KPK Angkut Lagi Dua Koper Hitam dari BPKAD Sukoharjo

Nurul - Rabu, 15 Juli 2026 17:40 WIB
KPK Angkut Lagi Dua Koper Hitam dari BPKAD Sukoharjo
Dua koper diamankan tim penyidik KPK dari ruangan Kepala BPKAD Sukoharjo, Rabu (15/7/2026) (Foto: KOMPAS/ADINDA BUNGA KUSUMA WARDANI)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

SUKOHARJO – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengamankan dua koper berwarna hitam dari Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Rabu (15/7/2026). Barang tersebut dibawa usai penyidik melakukan penggeledahan selama lebih dari enam jam.

Dua koper hitam itu dikeluarkan melalui pintu belakang kantor BPKAD sekitar pukul 16.24 WIB. Sejumlah personel kepolisian terlihat mengawal proses pemindahan barang bukti tersebut menuju dua mobil Toyota Innova hitam milik tim penyidik KPK.

Masing-masing koper diketahui ditempeli stiker merah bertuliskan "Fragile" sebelum dimasukkan ke kendaraan penyidik. Setelah itu, iring-iringan mobil KPK meninggalkan lokasi dengan pengawalan dari personel Sat Samapta Polres Sukoharjo.

Baca Juga:

Penggeledahan tersebut merupakan bagian dari penyidikan kasus dugaan pemerasan yang menyeret sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukoharjo, di antaranya Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Kepala BPKAD Richard Tri Handoko, serta Kepala Bagian Umum Setda Sukoharjo Tri Mulyo.

Selain Kantor BPKAD, penyidik KPK juga dikabarkan melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi lain, termasuk Gedung Menara Wijaya, Kantor Kesbangpol, dan Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Sukoharjo.

Sekretaris Daerah (Sekda) Sukoharjo Abdul Haris Widodo membenarkan adanya penggeledahan yang berlangsung sejak pagi hari.

"Sejak sekitar pukul 10.00 WIB penyidik sudah berada di lokasi. Informasinya penggeledahan juga dilakukan di beberapa kantor lain," ujarnya.

Berbeda dengan penggeledahan sebelumnya, kali ini tidak ada pendamping dari pihak pemerintah daerah saat proses berlangsung. Penggeledahan sepenuhnya dilakukan oleh tim internal KPK.

Abdul Haris juga menyebut segel pada ruang Kepala BPKAD telah dibuka penyidik untuk kepentingan pemeriksaan dokumen maupun barang yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum memberikan keterangan resmi terkait isi dua koper hitam yang diamankan maupun hasil penggeledahan di sejumlah lokasi tersebut.* (k/dh)

Editor
: Nurul
0 komentar
Tags
beritaTerkait
KPK Bakal Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi Usai Rumahnya Digeledah Terkait Kasus Suap Audit
Kejagung Bentuk Tim Khusus Usut Kasus Febrie Adriansyah, Mayoritas Eks Penyidik KPK
KPK Siap Serahkan Data Harta Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jika Diminta Kejagung
KPK Telusuri Dugaan Suap Audit Muara Enim, Rumah Anggota BPK Digeledah
Nama Gus Miftah Muncul di Sidang Korupsi DJKA, KPK Telusuri Dugaan Aliran Rp100 Juta
Saut Situmorang Desak Prabowo Alihkan Kasus Febrie Adriansyah ke KPK
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru