Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Robin menjelaskan saat itu dirinya sedang mengendarai mobil menuju rumah bersama salah seorang anggota keluarganya.
Ketika melintas, ia berpapasan dengan AT dan anaknya yang sedang berjalan kaki.
Menurut Robin, saat melewati polisi tidur ia tidak sengaja menekan pedal gas sehingga suara mesin mobil terdengar lebih keras.
Ia menduga hal itu memicu kemarahan AT yang kemudian memukul mobilnya.
Robin mengaku setelah kejadian tersebut dirinya dikejar oleh AT bersama anaknya yang berinisial D.
Saat membuka kaca mobil untuk mempertanyakan tindakan tersebut, cekcok terjadi dan berujung dugaan pemukulan.
Korban mengaku dipukul oleh AT dan anaknya ketika masih berada di dalam mobil.
Ia juga mengaku tidak dapat keluar karena dihalangi sehingga mengalami memar di bagian wajah dan lengan.
"Iya, dipukul sama anaknya laki-laki, sama oknum anggota dewan itu," ujar Robin.
Robin mengatakan persoalan belum berhenti setelah dirinya tiba di rumah. Ia mengaku istri AT kemudian datang ke kediamannya, memaki, dan mencakar wajahnya.
"Sampai di rumah diserang lagi saya sama istrinya, dimaki-maki, istrinya nyakar wajah saya. Setelah kejadian pulang ke rumah masing-masing," katanya.
Karena tidak ada upaya penyelesaian ataupun permintaan maaf dari pihak terlapor, Robin akhirnya melaporkan AT beserta keluarganya ke Polrestabes Medan pada Minggu (7/6/2026).
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.