BREAKING NEWS
Kamis, 16 Juli 2026

BBM Langka di Sumut, Polisi Ungkap Dugaan Kecurangan Distribusi hingga BBM Susut 50 Persen

Johan - Kamis, 16 Juli 2026 18:58 WIB
BBM Langka di Sumut, Polisi Ungkap Dugaan Kecurangan Distribusi hingga BBM Susut 50 Persen
Kepala Biro Operasi (Karo Ops) Polda Sumut, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri saat diwawancarai di Mapolda Sumut, Kamis (16/7/2026) (Foto: Rahmat Utomo/Kompas.com)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN Polda Sumatera Utara (Sumut) mengungkap dugaan penyebab gangguan pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang sempat terjadi di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Polisi menduga terdapat kecurangan dalam proses distribusi BBM yang melibatkan sejumlah awak mobil tangki (AMT).

Kepala Biro Operasi Polda Sumut Kombes Dwi Tunggal Jaladri mengatakan dugaan penyimpangan terjadi saat proses pengiriman BBM dari depo menuju SPBU. Akibatnya, jumlah BBM yang diterima tidak sesuai dengan volume yang dikirim.

"Pemilik SPBU saat pengukuran menyampaikan bahwa antara Tangki 1 (T1) dan Tangki 2 (T2) yang dikirim oleh Pertamina, saat tiba di SPBU terjadi penyusutan," ujar Dwi, Kamis (16/7/2026).

Baca Juga:

Dwi menjelaskan, penyusutan tersebut disebut cukup besar. Salah satu contoh, SPBU yang meminta pasokan sebanyak 40 ribu liter BBM hanya menerima sekitar 20 ribu liter.

"Misalnya dari permintaan 40 ribu liter BBM, yang diterima SPBU hanya sekitar 20 ribu liter. Artinya terjadi penyusutan hingga 50 persen," katanya.

Selain dugaan penyimpangan volume, polisi juga menemukan adanya kendala keterlambatan distribusi dari depo menuju SPBU. Waktu pengiriman yang sebelumnya diperkirakan sekitar dua jam mengalami penambahan menjadi dua setengah jam.

Menurut Dwi, keterlambatan tersebut diduga berkaitan dengan persoalan awak mobil tangki atau sopir yang bertugas melakukan pengiriman BBM.

"Permasalahan lainnya, SPBU sudah mengirimkan permintaan BBM, tetapi dari depo terjadi keterlambatan dan kekurangan pasokan. Namun hal tersebut dapat diatasi oleh depo-depo Pertamina yang ada di Sumatera," jelasnya.

Dwi menyebut sejumlah pengelola SPBU telah mengambil tindakan dengan melakukan pemutusan hubungan kerja terhadap sopir yang diduga terlibat dalam masalah distribusi tersebut.

Sebagai langkah penanganan sementara, Polda Sumut mengerahkan personel yang memiliki kemampuan mengemudikan kendaraan tangki untuk membantu kelancaran distribusi BBM.

"Untuk sementara kami memberikan bantuan personel dari Polri. Pihak mereka juga sudah mengganti AMT tersebut. Selanjutnya kami menawarkan bantuan kepada pemilik SPBU dan Pertamina agar dapat menghindari terjadinya penyimpangan," pungkas Dwi.* (ds/dh)

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Kapolda Aceh dan PTPN IV PalmCo Satukan Langkah Jaga Keamanan Investasi Perkebunan
Stok BBM Aman tapi Antrean Terjadi, DPR Ungkap Penyebab Warga Mengular di SPBU
BBM Sumut Sempat Langka, Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Operasikan SPBU 24 Jam
Stok BBM Aman tapi SPBU Sempat Kosong, ESDM Ungkap Masalah Distribusi di Sumut
Brimob Polda Sumut Perketat Pengamanan SPBU, Distribusi BBM di Tiga Wilayah Dijaga Ketat
325 SPBU di Sumut Alami Kelangkaan BBM, Polda Kerahkan 786 Personel Kawal Distribusi
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru