BREAKING NEWS
Jumat, 24 Juli 2026

Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp10,2 Miliar, Penyidik: Satwa Jadi Kurang Sehat, Kurus, dan Tak Terawat

Nurul - Rabu, 22 Juli 2026 22:40 WIB
Eks Dirut Kebun Binatang Surabaya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Rp10,2 Miliar, Penyidik: Satwa Jadi Kurang Sehat, Kurus, dan Tak Terawat
Eks Direktur Utama PD TS KBS, Choirul Anwar (CA), sebagai tersangka dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan keuangan Kebun Binatang Surabaya periode 2016–2024. (foto: Dok Kejati Jawa Timur)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kepala Seksi Humas Kebun Binatang Surabaya, Lintang Ratri Sunarwidhi, memastikan kondisi satwa saat ini tetap terpantau baik.

"Secara umum kondisi baik-baik saja kok. Isu saja itu," kata Lintang.

Ia mengatakan pihaknya menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan di Kejati Jawa Timur.

Menurutnya, operasional kebun binatang, termasuk kegiatan konservasi, pemeliharaan, pelayanan kesehatan satwa, serta pelayanan kepada pengunjung tetap berjalan seperti biasa.

"Kami memahami adanya perhatian publik terhadap pemberitaan yang berkembang mengenai Kebun Binatang Surabaya. Kami menghormati proses yang saat ini sedang ditangani oleh instansi yang berwenang," ujarnya.

Lintang menambahkan seluruh kebutuhan satwa tetap menjadi prioritas utama selama proses hukum berlangsung.

"Seluruh kegiatan konservasi, pemeliharaan dan pelayanan kesehatan satwa terus dilaksanakan sesuai standar yang berlaku, sehingga kebutuhan dan kesejahteraan satwa tetap menjadi prioritas utama," ucapnya.* (dlikm/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Dua Pria Mengaku Wartawan Diamankan Terkait Dugaan Pemerasan di Medan, Dewan Pers Buka Suara
Aliansi Mahasiswa Peduli Hukum Sumut Desak Reformasi Kejaksaan, Ini Tuntutan yang Disampaikan
Insan Pers Laporkan Hotman Paris ke DPN, Sirait & Co Dorong Penegakan Kode Etik Advokat
Fantastis! Kebun Sawit Ilegal di Indonesia Capai 6 Juta Hektare, Setara 12 Kali Luas Pulau Bali
Fakta Baru Sidang Korupsi Smartboard Tebing Tinggi: Ahli Akui Ada Kesalahan Hitung Kerugian Negara, Kuasa Hukum Nilai Audit Tak Sah
Begini Cara BPK Hitung Kerugian Negara dalam Kasus Korupsi!
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru