Timnas Indonesia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2026, Rizky Ridho: Kami Kecewa, Suporter Lebih Kecewa
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
DAIRI – Kepolisian Resor Dairi menetapkan seorang pemilik kafe berinisial CT (51) sebagai tersangka setelah diduga menganiaya seorang pria berinisial KG (41) hingga meninggal dunia.
Peristiwa itu terjadi di Kecamatan Tanah Pinem, Kabupaten Dairi, Sumatera SumateraUtara, pada Selasa, 4 Agustus 2026.
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan menjelaskan, kejadian bermula ketika korban datang ke kafe milik CT bersama tiga rekannya untuk memesan minuman keras.Baca Juga:
Setelah beberapa waktu, ketiga rekannya pulang lebih dulu, sedangkan korban masih berada di lokasi.
Saat kafe hendak ditutup, istri CT meminta korban membayar minuman yang telah dipesannya.
Namun korban tidak memberikan tanggapan karena diduga sedang dalam kondisi mabuk.
"Istri CT kemudian melaporkan hal tersebut kepada CT, yang selanjutnya berusaha menagih pembayaran," kata Otniel dalam keterangannya, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurut polisi, korban justru mengancam akan membakar kafe tersebut.
Selain itu, korban juga melontarkan kata-kata kasar kepada CT.
Situasi kemudian memanas. CT menarik korban keluar dari area kafe.
Di luar, korban disebut menarik kerah baju CT dan menyulutkan bara rokok ke tangan pemilik kafe itu.
Tersulut emosi, CT kemudian memukul korban berkali-kali hingga korban terjatuh ke tanah.
Setelah emosinya mereda, CT berusaha mengantar korban pulang.
Namun karena tidak mengetahui alamat korban, ia bertanya kepada warga yang berada di sekitar sebuah gubuk.
Warga kemudian meminta CT meninggalkan korban di lokasi tersebut karena korban disebut sering mabuk dan tidur di gubuk itu. CT pun kembali ke rumahnya.
Keesokan harinya, istri CT membangunkannya dan memberitahu bahwa banyak warga berkumpul di sekitar gubuk tersebut.
Saat didatangi, korban diketahui sudah meninggal dunia.
"Saat dicek, ternyata KG sudah meninggal dunia," ujar Otniel.
Mengetahui korban meninggal, CT mendatangi kantor polisi untuk memberikan keterangan.
Setelah dilakukan penyelidikan, polisi menetapkan CT sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan, CT mengaku kesal karena korban disebut kerap membayar minuman tidak sesuai tagihan, bahkan beberapa kali tidak membayar sama sekali.
Polisi juga mengungkap bahwa korban sering membuat keributan di kafe tersebut sehingga mengganggu pengunjung lainnya.
"Korban juga diketahui sering membuat keributan di kafe milik CT sehingga menimbulkan gangguan bagi pengunjung lainnya," tutup Otniel.
Kasus ini masih dalam penanganan Polres Dairi untuk melengkapi proses penyidikan dan mengungkap seluruh fakta terkait peristiwa tersebut.* (kp/ad)
JAKARTA Kapten Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf kepada para suporter setelah skuad Garuda gagal melaju ke sem
OLAHRAGA
JAKARTA Kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta di Jalan Abdul Muis, Petojo Selatan, Gambir, Jakarta Pusat
PERISTIWA
GAYO LUES Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menemukan adanya aksi pencurian dan perusakan peralatan pemantau gempa bu
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan bahwa proses pemeriksaan terhadap personel kepolisian akan dilakukan sec
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Yakub F. IsmailKIAMAT fiskal sedang membayangi sejumlah daerah yang kini tengah menderita teakanan keuangan.Alarm tersebut sekaligus m
OPINI
JAKARTA Mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah, menjalani pemeriksaan intensif sebagai tersangka da
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Lodewyk Pusung, kembali mengajukan gugatan praperadilan terkait perkara dugaan ko
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Mantan Penjabat (Pj) Bupati Langkat, Faisal Hasrimy, membantah tuduhan mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Langkat
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah yang dipimpinnya akan tetap berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbaga
NASIONAL
JAKARTA Koalisi Besar Perjuangan Buruh Indonesia (KBPBI) membantah pernyataan Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesej
NASIONAL