Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Polisi juga ingin mengetahui mengapa ratusan senjata tersebut disimpan di lingkungan yayasan sekolah.
Penyidik akan mendalami sejauh mana pengetahuan IWD mengenai keberadaan dan penyimpanan senjata tersebut.
"Nah, tetapi kenapa penyimpanan bukan kepada tempat yang semestinya, tetapi di dalam satu yayasan? Yang bersangkutan, Saudara IW, merupakan dulu pengurus dari suatu yayasan sehingga mungkin melihat menempatkan barang-barang tadi dalam satu gudang," kata dia.
"Kita akan melakukan, mengundang Saudara IW dalam hal ini untuk memberikan keterangan. Termasuk akan melakukan pendalaman terkait tentang asal-usul kepemilikan, perizinan, penguasaan, lokasi penyimpanan, dan tujuan penyimpanan. Penyelidikan sampai saat ini masih dilakukan oleh Direktorat Intelkam Subdit Wasendak bekerja sama dengan Polres Metro Jakarta Selatan," jelasnya.
Pihak sekolah sebelumnya menjelaskan penemuan ratusan senjata tersebut berkaitan dengan konflik kepengurusan yayasan.
Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengatakan pihak sekolah baru dapat membuka ruangan milik mantan ketua yayasan setelah terjadi perubahan dalam kepengurusan.
"Iya, karena tanpa ada sengketa itu kami nggak bisa masuk. Justru karena sengketa itu, kami kemudian memberhentikan dia ketua," kata kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, kepada wartawan di Jakarta, Jumat (7/8).
Setelah IWD tidak lagi menjabat sebagai ketua yayasan, pihak sekolah mendapatkan akses ke ruangan tersebut.
Saat ruangan dibuka, ditemukan ratusan senjata berbagai jenis.
Pihak sekolah juga menyebut menemukan narkotika dan sekitar 30 compact disc (CD) porno di lokasi yang sama.
"Lalu kemudian kami punya akses untuk masuk ke dalam ruangan, ruangan sekolah kan? Akhirnya kami coba buka-buka, nggak tahunya ketika kami buka ruangan itu menjadi... kita temukan barang terlarang. Seandainya tidak ada sengketa, mungkin senjata itu masih ada di sini," jelasnya.
Hermawanto juga membantah informasi bahwa ratusan senjata tersebut digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.