BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Pendiri Sekolah Harapan Ibu Prihatin Temuan Ratusan Senjata, Yayasan Minta Sekolah Disterilisasi

Nurul - Minggu, 09 Agustus 2026 16:31 WIB
Pendiri Sekolah Harapan Ibu Prihatin Temuan Ratusan Senjata, Yayasan Minta Sekolah Disterilisasi
Salah satu pendiri Yayasan Sekolah Harapan Ibu, Yan Sofyan Syafe'i dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Menurut Alhadid, senjata tersebut disimpan di gudang sekolah karena adanya rencana kerja sama kegiatan ekstrakurikuler menembak antara PT Lokta Karya Perbakin dan pengurus yayasan sebelumnya pada 2020.

Ia mengklaim seluruh senjata tersebut resmi dan memiliki izin.

Alhadid mengatakan dokumen perizinan juga telah ditunjukkan kepada polisi.

"Mereka (pihak kepolisian) juga bertanya dan kami kasih lihat. Ini akan kita gelar juga di Polres izin-izin tersebut," kata Alhadid.

Alhadid juga mengaku heran karena pihak yayasan yang sekarang disebut seolah baru mengetahui keberadaan senjata tersebut.

Ia menyatakan keberadaan senjata itu sebelumnya diketahui dan disebut memiliki izin.

"Saya juga tidak tahu tiba-tiba meledak, mereka seakan-akan baru tahu. Mereka tahu juga sudah ada izinnya," ungkapnya.

Menurut Alhadid, persoalan tersebut diduga berkaitan dengan konflik internal di tubuh yayasan.

Ia menyebut konflik terjadi setelah adanya pergantian atau pemberhentian pembina yayasan sebelumnya.

"Ternyata saya ulik ada konflik di yayasan itu. Ini mengenai pembina Bu N sudah menjadi pembina sudah menduduki fisik dari April 2026. Jadi 5 bulan itu menduduki di sana, sebelum dia menduduki itu dia memberhentikan pembina lain," jelasnya.

Setelah penemuan senjata, Yayasan Sekolah Harapan Ibu Pondok Pinang meminta perlindungan dan pendampingan dari sejumlah lembaga negara.

Yayasan berencana berkomunikasi dengan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ingin Lebih Banyak Putra-Putri Asahan Jadi Praja IPDN, Bupati Minta Kuota Ditambah
Bantah Sekolah Rakyat Tak Bermutu, Seskab Teddy: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Kembali Belajar
Polda Metro Jaya Dalami Asal-usul 995 Senjata di Sekolah, Mantan Ketua Yayasan Dipanggil Pekan Depan
Ratusan Senjata, Narkoba dan CD Pornografi Ditemukan di Sekolah, Ini Respons Menteri PPPA
Prabowo Akan Rombak Buku Pelajaran SD-SMA, Ini Alasan dan Perubahannya
Mahasiswa Merapat! PKL Kemendikti Saintek 2026 Batch 3 Dibuka, Ini 9 Posisi yang Bisa Dipilih
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru