BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Pendiri Sekolah Harapan Ibu Prihatin Temuan Ratusan Senjata, Yayasan Minta Sekolah Disterilisasi

Nurul - Minggu, 09 Agustus 2026 16:31 WIB
Pendiri Sekolah Harapan Ibu Prihatin Temuan Ratusan Senjata, Yayasan Minta Sekolah Disterilisasi
Salah satu pendiri Yayasan Sekolah Harapan Ibu, Yan Sofyan Syafe'i dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Kuasa hukum Yayasan Sekolah Harapan Ibu, Anissa E F Ismail, mengatakan pihaknya telah menjadwalkan pertemuan dengan KPAI pada Senin (10/8/2026).

"Kami sudah meminta waktu untuk bertemu dengan KPAI besok dan alhamdulillah sudah disambut dengan baik. Kami insyaallah akan bertemu mereka besok," kata Anissa dalam konferensi pers di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026).

Pertemuan tersebut diharapkan memberikan perlindungan sekaligus arahan agar langkah yang dilakukan yayasan tetap mengutamakan keselamatan dan kepentingan peserta didik.

Anissa mengatakan ada sekitar 720 orang yang terdampak situasi tersebut, terdiri dari sekitar 580 murid serta 140 guru dan tenaga kependidikan.

Yayasan berharap polisi segera melakukan sterilisasi seluruh lingkungan sekolah agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berlangsung dengan aman.

Untuk sementara, Sekolah Harapan Ibu memutuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring atau pendidikan jarak jauh (PJJ).

PJJ dijadwalkan berlangsung selama satu pekan, mulai Senin (10/8/2026) hingga Jumat (14/8/2026).

Kuasa hukum yayasan, Hermawanto, mengatakan kebijakan tersebut diambil untuk memastikan keselamatan peserta didik selama proses sterilisasi lingkungan sekolah dilakukan.

"Selama satu minggu ke depan, hari Senin sampai hari Jumat tanggal 10 sampai tanggal 14 Agustus sekolah dilaksanakan dengan cara PJJ atau daring. Itu keputusan demi kepentingan terbaik anak, demi kepentingan terbaik peserta didik," ujarnya.

Yayasan juga telah berkomunikasi dengan penyidik Polres Metro Jakarta Selatan agar sterilisasi dilakukan selama sekolah menerapkan PJJ.

"Kami meminta kepolisian segera melakukan sterilisasi. Jadi minggu depan tadi disampaikan sekolah akan PJJ total selama satu minggu untuk memastikan keamanan dan keselamatan peserta didik di sekolah," kata dia.

Menurut Hermawanto, masih terdapat sejumlah ruangan yang belum dibuka dan beberapa di antaranya telah dipasangi garis polisi.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ingin Lebih Banyak Putra-Putri Asahan Jadi Praja IPDN, Bupati Minta Kuota Ditambah
Bantah Sekolah Rakyat Tak Bermutu, Seskab Teddy: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Kembali Belajar
Polda Metro Jaya Dalami Asal-usul 995 Senjata di Sekolah, Mantan Ketua Yayasan Dipanggil Pekan Depan
Ratusan Senjata, Narkoba dan CD Pornografi Ditemukan di Sekolah, Ini Respons Menteri PPPA
Prabowo Akan Rombak Buku Pelajaran SD-SMA, Ini Alasan dan Perubahannya
Mahasiswa Merapat! PKL Kemendikti Saintek 2026 Batch 3 Dibuka, Ini 9 Posisi yang Bisa Dipilih
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru