BREAKING NEWS
Minggu, 09 Agustus 2026

Pendiri Sekolah Harapan Ibu Prihatin Temuan Ratusan Senjata, Yayasan Minta Sekolah Disterilisasi

Nurul - Minggu, 09 Agustus 2026 16:31 WIB
Pendiri Sekolah Harapan Ibu Prihatin Temuan Ratusan Senjata, Yayasan Minta Sekolah Disterilisasi
Salah satu pendiri Yayasan Sekolah Harapan Ibu, Yan Sofyan Syafe'i dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Minggu (9/8/2026). (foto: Ist/BITV)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

Dalam proses tersebut, ditemukan sejumlah benda lain yang disebut berkaitan dengan senjata, antara lain laras senjata kaliber 5,56 milimeter, senjata genggam kaliber .40 dan 9 milimeter, magasin Glock berkapasitas 30 peluru, senjata jenis Walther, senjata kaliber .22, serta magasin untuk senjata jenis M4.

Pihak sekolah juga menyebut menemukan alat pembuat peluru yang diduga ilegal.

Selain itu, terdapat temuan narkotika dan sekitar 25 keping VCD yang disebut bermuatan pornografi.

Seluruh temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Pihak sekolah juga meminta Pengawasan Senjata Api dan Bahan Peledak (Wasendak) Polda Metro Jaya membantu memastikan jenis senjata yang ditemukan.

Yayasan kini meminta sterilisasi menyeluruh dilakukan sebelum pembelajaran tatap muka kembali digelar.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan Sekolah Harapan Ibu kembali menjadi lingkungan pendidikan yang aman bagi siswa, guru, dan tenaga kependidikan.* (dkm/ad)

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Ingin Lebih Banyak Putra-Putri Asahan Jadi Praja IPDN, Bupati Minta Kuota Ditambah
Bantah Sekolah Rakyat Tak Bermutu, Seskab Teddy: 43 Ribu Anak Putus Sekolah Kini Kembali Belajar
Polda Metro Jaya Dalami Asal-usul 995 Senjata di Sekolah, Mantan Ketua Yayasan Dipanggil Pekan Depan
Ratusan Senjata, Narkoba dan CD Pornografi Ditemukan di Sekolah, Ini Respons Menteri PPPA
Prabowo Akan Rombak Buku Pelajaran SD-SMA, Ini Alasan dan Perubahannya
Mahasiswa Merapat! PKL Kemendikti Saintek 2026 Batch 3 Dibuka, Ini 9 Posisi yang Bisa Dipilih
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru