Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Kuasa hukum keluarga Winda, Utreck Ricardo Siringo-ringo, mengatakan keluarga telah kehilangan kepercayaan terhadap penyidik Polrestabes Medan.
Menurut Utreck, keluarga meminta agar penanganan kasus kematian Winda dialihkan ke Polda Sumut.
Ia menilai penyidikan yang telah berjalan lebih dari dua bulan belum memberikan titik terang bagi keluarga.
"Keluarga secara tegas menyatakan telah kehilangan kepercayaan terhadap penyidik Polrestabes Medan. Pasalnya, penanganan kasus kematian Winda sudah berjalan lebih dari dua bulan, tetapi sampai sekarang belum menunjukkan hasil yang terang. Kami menduga ada hal yang ditutup-tutupi," kata Utreck.
Keluarga juga meminta dilakukan ekshumasi atau pembongkaran makam dan autopsi ulang terhadap jenazah Winda.
"Kita menyampaikan beberapa poin penting. Satu tadi autopsi, satu perkara ditarik ke Polda Sumut, dan penyidikannya transparan. Ada hal yang mengganjal. Sudah dari tanggal 2 sampai hari ini belum dilakukan autopsi ulang," ujarnya.
Untuk mendukung proses tersebut, Utreck mengatakan pihak keluarga telah berkoordinasi dengan sejumlah dokter independen.
Mereka nantinya diharapkan dapat menjadi dokter pembanding sekaligus pendamping dalam proses autopsi ulang.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan beberapa dokter independen agar nanti ada dokter pembanding dan pendamping," sambungnya.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut AKBP Ridwan Hutagaol mengatakan kepolisian akan membahas seluruh tuntutan yang disampaikan keluarga Winda dalam aksi tersebut.
"Jadi, apa pun nanti yang kalian sampaikan akan kita rapatkan. Apabila hasil dari ini bisa kalian pertanyakan lagi besok," kata Ridwan di hadapan massa.
Ridwan mengatakan pihaknya belum dapat memberikan keputusan atas tuntutan keluarga sebelum dilakukan pembahasan secara internal.
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.