Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
BEKASI — Polres Metro Bekasi Kota menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penggelapan uang senilai Rp1,28 miliar milik konten kreator TikTok Vilmei.
Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memperoleh dua alat bukti yang dinilai cukup.
Baca Juga:
Ketiga tersangka juga telah ditahan.
"Sudah penyidikan dan ditetapkan sebagai tersangka. Tersangka telah ditahan," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).
Putu menjelaskan, ketiga tersangka masing-masing berinisial Z, yang merupakan karyawan Vilmei.
Kemudian A, kekasih Z, serta perempuan berinisial L yang diduga berperan sebagai penampung uang hasil kejahatan.
"Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan ditemukan bukti-bukti perbuatan pidana 3 tersangka tersebut," tuturnya.
Meski telah menetapkan dan menahan tiga tersangka, polisi belum mengungkap secara rinci kronologi maupun modus dugaan penggelapan tersebut.
Penyidik masih mencocokkan keterangan para saksi dan tersangka dengan bukti yang telah dikumpulkan untuk menyusun rangkaian perkara secara utuh.
"Masih didalami dan dirangkai persesuaian keterangan antara saksi dan antar tersangka dengan bukti-bukti yang ada," ujarnya.
Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengetahui secara jelas bagaimana uang milik Vilmei dapat berpindah tangan serta peran masing-masing tersangka dalam perkara tersebut.
Kasus ini bermula dari laporan Vilmei terkait dugaan penggelapan uang miliknya senilai Rp1,28 miliar yang diduga dilakukan oleh mantan karyawannya.
Melalui akun Instagram miliknya,
Vilmei juga sempat mengunggah video saat mencari terduga pelaku.
Dalam video tersebut, dia mengaku telah memiliki bukti penarikan uang dari rekeningnya.
"Hari ini aku sedih, pusing banget salah satu karyawan aku ada yang ambil uang Rp1.282.915.000, salah satu yang ada di sini," jelasnya.
Baca Juga:
Vilmei kemudian mengumpulkan delapan karyawan yang selama ini kerap memegang akun TikTok miliknya.
Dia meminta orang yang mengetahui atau terlibat untuk mengaku sebelum dirinya menuduh seseorang.
"Ini diambil dari uang akun TikTok aku yang sebelumnya gak pernah, aku gak pernah pegang sama sekali dari awal aku ngonten, sudah 7 tahun gak pernah aku sentuh. Sisa satu jutaan. Pas aku mau bayar makan sisanya tinggal Rp1 juta," kata Vilmei.
Polisi kini masih mendalami perkara tersebut, termasuk mencocokkan keterangan saksi dan para tersangka dengan barang bukti yang telah diperoleh.* (cn/ad)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.