Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung
Setelah ditangkap, polisi kemudian melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti dan menelusuri dugaan jaringan penadah. Dalam proses tersebut, tersangka disebut melakukan perlawanan dan mencoba melarikan diri.
Petugas kemudian mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki tersangka.
Arif selanjutnya mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut. Setelah menjalani perawatan medis, ia dibawa ke Polsek Medan Baru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
Dari tangan tersangka, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit handphone Vivo berwarna biru dan satu topi.
Penyidik masih terus mengembangkan perkara tersebut untuk memastikan seluruh lokasi yang menjadi sasaran aksi tersangka sekaligus menelusuri pihak-pihak lain yang diduga terlibat.
Polrestabes Medan juga masih mendalami aliran hasil kejahatan serta kemungkinan adanya jaringan penadah kendaraan hasil curian yang dipasarkan oleh tersangka.* (dh)
Tags
beritaTerkait
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.