Kembangkan Skandal Korupsi Program MBG, Kejagung Cecar 5 Saksi Baru Usai Tetapkan 7 Tersangka
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa lima saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gra
NASIONAL
MEDAN- Polisi menangkap pria berinisial MR alias W (38) yang diduga mencuri mesin pompa air dari rumah warga di kawasan Marelan, Kota Medan. Pelaku diamankan Tim URC Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan setelah polisi melakukan penyelidikan atas laporan korban.
MR ditangkap pada Selasa (22/9/2026) sekitar pukul 01.30 WIB di Jalan Marelan Pasar 2 Gang Argo, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan.
Dari penangkapan tersebut, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mesin pompa air merek Sanyo dan satu buah kunci T.Baca Juga:
Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan AKP Agus Purnomo mengatakan kasus tersebut bermula dari laporan korban Ayu Pratiwi Putri (34) setelah mengetahui rumahnya dibobol.
"Pada Minggu, 20 September 2026, korban mendapat informasi dari saksi bahwa pintu dan jendela belakang rumah di Pasar 2 Barat Marelan dalam keadaan rusak dan terbuka. Setelah dilakukan pengecekan, sejumlah barang milik korban diketahui telah hilang," kata Agus.
Sejumlah barang milik korban yang hilang di antaranya mesin pompa air, tabung gas LPG 3 kilogram, uang tunai Rp1,2 juta serta perhiasan emas seberat 12 gram yang terdiri dari anting, gelang dan cincin.
Korban kemudian membuat laporan ke Polres Pelabuhan Belawan. Polisi selanjutnya melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan pelaku.
Tim URC Sat Reskrim yang dipimpin Kanit Pidum IPDA Marcelino T.S. Damanik kemudian mendapatkan informasi mengenai keberadaan MR alias W di kawasan Medan Marelan.
Petugas bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan pelaku. Dari pemeriksaan awal, MR mengakui telah mengambil mesin pompa air milik korban.
"Dari hasil pemeriksaan awal, pelaku mengakui telah mengambil mesin pompa air milik korban. Pelaku juga diketahui terlibat dalam satu tindak pidana pencurian dengan pemberatan lainnya di Marelan," jelas Agus.
Kasus tersebut kini masih dikembangkan oleh penyidik. Polisi juga menelusuri keberadaan barang milik korban lainnya yang belum ditemukan.
"Kami masih melakukan pengembangan untuk mengetahui keterlibatan pelaku dalam perkara lainnya serta menelusuri barang-barang milik korban yang belum ditemukan," tegas Agus.
MR bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.* (mt/dh)
JAKARTA Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali memeriksa lima saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi tata kelola program Makan Bergizi Gra
NASIONAL
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai Rp200 juta dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Bolaang Mo
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Pemerintah belum memastikan apakah rencana pembatasan pembelian BBM bersubsidi Pertalite bagi masyarakat yang masuk kelompok desil
EKONOMI
MEDAN Dua pesepak bola asal Sumatera Utara (Sumut), Raditya Rahardjo dan Irpan Abadi Siregar, menjadi bagian dari skuad Timnas Indonesia U
OLAHRAGA
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Medan akan memperluas basis penerimaan pajak dan retribus
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas melepas 10 pelajar dari empat sekolah yang mengikuti Program Pertukaran Pelajar Kota MedanI
PENDIDIKAN
TAPTENG Polisi menangkap seorang pria berinisial Yohannes Hasian Tanjung (27) yang diduga mencuri berbagai peralatan medis dari bekas UPTD
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dua pemain asing PSMS Medan, Javier Siverio Toro dan Phillerson Natan Silva de Oliveira, mulai menunjukkan ketajaman di Pegadaian Cha
OLAHRAGA
DELI SERDANG Warga menemukan jenazah bayi lakilaki yang diduga baru lahir di Jalan Sempurna, Gang Mawar, Desa Sambirejo Timur, Kecamatan P
PERISTIWA
DELI SERDANG Jalan lintas provinsi di Desa Tiga Juhar, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang, masih terputus akibat longsor dan badan
PERISTIWA