BREAKING NEWS
Sabtu, 26 September 2026

Tolak Klaim Kompolnas 'Solid', Keluarga Winda Lorenza Desak Kapolri Bentuk Tim Independen dan Ekshumasi

Dharma - Jumat, 25 September 2026 20:56 WIB
Tolak Klaim Kompolnas 'Solid', Keluarga Winda Lorenza Desak Kapolri Bentuk Tim Independen dan Ekshumasi
Keluarga Winda Lorenza didampingi kuasa hukumnya Utreck Ricardo Siringoringo dan Sri Dharen, bersama ibu korban Yestin Laia (tengah). (istimewa)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

MEDAN - Keluarga almarhum Winda Lorenza Gowasa mempertanyakan hasil investigasi Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait kematian mantan istri seorang anggota polisi di Medan. Keluarga menilai kesimpulan investigasi yang menyebut penanganan perkara telah logis dan solid belum menjawab sejumlah pertanyaan yang mereka ajukan.

Kompolnas sebelumnya melakukan investigasi selama dua hari dengan meminta keterangan dari keluarga korban serta tim Polda Sumatera Utara yang menangani perkara tersebut. Komisioner Kompolnas Choirul Anam menyatakan proses penanganan yang dilakukan kepolisian dinilai solid secara administratif maupun substansi.

"Ya, sepanjang saat ini apa yang dilakukan oleh rekan-rekan kepolisian, baik administratif maupun secara substansi, logika peristiwanya solid," ujar Anam saat memaparkan hasil investigasi di Polrestabes Medan, Rabu (23/9/2026).

Baca Juga:

Pernyataan tersebut kemudian mendapat keberatan dari keluarga Winda. Kuasa hukum keluarga, Utreck Richardo Siringoringo, mengatakan hasil investigasi Kompolnas belum menjawab sejumlah persoalan yang masih dipertanyakan keluarga.

"Bagi kami, pernyataan tersebut belum menjawab sejumlah pertanyaan mendasar yang sejak awal telah disampaikan keluarga," ujar Richardo, Jumat (25/9/2026).

Menurut Richardo, keluarga masih mempertanyakan sejumlah aspek forensik dalam kematian Winda, termasuk mekanisme luka tembak pada kepala, arah dan lintasan proyektil serta temuan luka lainnya.

"Bagaimana sebenarnya mekanisme luka tembak pada kepala almarhum, bagaimana arah, jarak dan lintasan proyektil dijelaskan secara ilmiah," katanya.

Keluarga juga mempertanyakan waktu kematian, kerusakan rekaman CCTV, hasil pemeriksaan residu tembakan serta sejumlah barang bukti lain yang menurut mereka belum dijelaskan secara menyeluruh.

Selain itu, pihak keluarga meminta penjelasan mengenai senjata yang digunakan dalam peristiwa tersebut, termasuk posisi awal senjata dan siapa yang memindahkannya apabila memang terjadi perpindahan.

Mereka juga mempertanyakan cakupan pemeriksaan terhadap CCTV di sekitar lokasi serta apakah seluruh saksi yang berkaitan dengan perkara telah dimintai keterangan.

"Begitu pula dengan rekam komunikasi dan telepon genggam almarhum maupun pihak lain yang berkaitan dengan perkara. Jika sudah diperiksa, apa korelasinya dengan konstruksi peristiwa," ujar Richardo.

Keluarga Winda juga kembali meminta dilakukan ekshumasi. Menurut kuasa hukum, permintaan tersebut dimaksudkan untuk memperoleh pembuktian ulang secara ilmiah dan independen, bukan untuk menuduh pihak tertentu telah bersalah.

Editor
: Dharma
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Tolak Autopsi Ulang Eks Istri Polisi di Medan, Keluarga: Masa Kami Dibungkam?
Bedah Jejak Digital dan Hasil Autopsi Winda, Kompolnas Sebut Penyidikan Polrestabes Medan Solid
Audit Investigasi Kematian Mantan Istri Polisi di Medan Rampung, Polda Sumut Serahkan Hasilnya ke Kompolnas
Kompolnas Datangi Keluarga Winda Lorenza, Dalami Kejanggalan Kematian Mantan Istri Brigadir I
Digugat ke MK karena Rawan Abuse of Power, Kompolnas Ingatkan Masa Jabatan Kapolri Jangan Sarat Politik
Digugat soal Batas Masa Jabatan, Sahroni: Ganti-Tidaknya Kapolri Hak Presiden
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru