BMKG Peringatkan Kabut Asap di Sumut Bertahan hingga 3 Hari, Jarak Pandang 1–2 Km
MEDAN Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Kamis, 15 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisi
PERISTIWA
MEDAN - Mantan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Samosir, Fitri Agust Karo-Karo, dituntut empat tahun penjara dalam perkara dugaan korupsi bantuan banjir bandang di Samosir, Sumatera Utara. Kuasa hukum Fitri, Dwi Ngai Sinaga, keberatan atas tuntutan jaksa, terutama terkait perubahan pasal dan besaran uang pengganti kerugian negara.
Dalam tuntutannya, jaksa penuntut umum (JPU) meminta Fitri dijatuhi hukuman empat tahun penjara dan denda Rp 250 juta. Jika denda tidak dibayar, hukuman tersebut diganti dengan kurungan selama 90 hari.
Jaksa juga menuntut Fitri membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp 516 juta, dengan ketentuan subsider dua tahun penjara. Dari jumlah tersebut, jaksa menyebut Rp 22,5 juta telah dibayarkan.Baca Juga:
Menanggapi tuntutan itu, Dwi mengatakan pihaknya akan mengajukan nota pembelaan atau pleidoi dalam persidangan berikutnya.
"Yang pertama, sikap kita pasti melakukan nota pembelaan (pleidoi) terhadap klien kita, tetapi saya mencermati, terima kasih buat Kejari Samosir yang menurut kami atau dugaan kami semakin mengada-ada," ujar Dwi, Kamis (15/10/2026).
Dwi menyoroti penggunaan pasal dalam tuntutan jaksa yang menurutnya berbeda dari pasal dalam dakwaan sebelumnya. Dia menyebut jaksa awalnya menggunakan Pasal 2 Ayat (1) Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (Tipikor), tetapi dalam tuntutan menggunakan Pasal 603 KUHP.
Menurut Dwi, perubahan tersebut perlu dipersoalkan karena berkaitan dengan penerapan ketentuan hukum terhadap kliennya.
"Dakwaan yang dituduhkan kepada klien kami pasal yang sudah dicabut. Terus, klien kami bukan pejabat pembuat komitmen (PPK), bukan pengguna anggaran (PA), dan bukan kuasa pengguna anggaran (KPA), ingat itu. Dia tidak ada kaitannya terhadap anggaran ini, tetapi dituntut empat tahun ditambah lagi uang pengganti dua tahun penjara. Itu sangat luar biasa," katanya.
Dwi juga menegaskan pihaknya mempertanyakan dasar pembebanan uang pengganti sebesar Rp 516 juta kepada Fitri.
Selain mempersoalkan pasal yang digunakan jaksa, Dwi mengklaim fakta persidangan menunjukkan kerugian keuangan negara yang terungkap hanya sekitar Rp 60 juta. Dia juga menyebut jumlah tersebut bukan dinikmati oleh kliennya.
Menurut Dwi, angka itu berbeda dengan uang pengganti sebesar Rp 516 juta yang dibebankan kepada Fitri dalam tuntutan jaksa.
"Lebih menarik buat perhatian bahwa fakta persidangan klien kita tidak pernah mark up angka dan itu di berita acara pemeriksaan (BAP) mereka juga, tapi kerugian keuangan negara dibebankan Rp 516 juta kepada klien kami. Jika kita ikuti fakta persidangan juga, bahwa hanya Rp 60 juta yang terungkap, tapi ini kok Rp 516 juta? Ini kan semakin mengada-ada," ucapnya.
MEDAN Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara pada Kamis, 15 Oktober 2026. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisi
PERISTIWA
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik dua Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) baru di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 15
NASIONAL
LANGKAT Anggota DPRD Kabupaten Langkat dari Partai Golkar, Edi Bahagia, mengimbau masyarakat menggunakan masker menyusul kabut asap akib
NASIONAL
DELI SERDANG Sebaran asap yang memengaruhi kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara berdampak pada jadwal penerbangan di Bandara Internas
PERISTIWA
BANDA ACEH Kitab UndangUndang Hukum Acara Pidana (KUHAP) 2026 memberikan kewenangan kepada majelis hakim pengadilan tinggi untuk memeri
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI dan Jenderal TNI Tandyo Budi Revit
SOSOK
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto kembali merombak susunan pejabat Kabinet Merah Putih dalam pelantikan yang berlangsung di Istana Negar
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengimbau masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan menyusul memburuknya kualitas u
NASIONAL
MEDAN Dinas Kesehatan Kota Medan mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah. Im
PERISTIWA
MEDAN Pemerintah Kota Medan melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mempercepat pembentukan Asosiasi Perlindungan Masyarakat (Asl
PEMERINTAHAN