Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
CIBINONG — Sebuah tragedi memilukan terjadi di Jalan SKB Kandang Roda, Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Senin sore (9/9). Seorang pelajar SMK berusia 17 tahun ditemukan tak bernyawa di selokan dengan luka tusuk di bagian perut. Dugaan kuat mengarah pada keterlibatan korban dalam tawuran antarpelajar.
Kapolsek Cibinong Kompol Waluyo mengungkapkan bahwa korban ditemukan oleh seorang warga, Syamsudin, yang mendengar keributan di luar pagar rumahnya. “Syamsudin mendengar keributan di luar pagar, dan saat menghampiri lokasi, ia melihat sekelompok pelajar yang diduga baru saja terlibat tawuran,” ujar Waluyo dalam keterangan resminya.
Saat ditemukan, korban tergeletak di selokan dengan kondisi kritis. “Korban ditemukan tergeletak di selokan dengan luka tusuk di bagian perut. Korban sempat dilarikan ke RS AYSHA, namun dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kapolsek.
Menurut informasi, peristiwa tawuran ini terjadi sekitar pukul 17.00 WIB. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera melaporkan kepada pihak kepolisian. Polisi segera melakukan pengecekan ke lokasi kejadian dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi, termasuk teman korban.
Pihak kepolisian masih mendalami kasus ini dan berusaha mengidentifikasi pelaku tawuran yang menyebabkan kematian korban. “Saat ini, jenazah korban telah dibawa ke rumah duka. Pihak kepolisian akan menindak tegas pelaku tawuran yang menyebabkan hilangnya nyawa korban,” tegas Waluyo.
Kasus tawuran pelajar ini menjadi sorotan publik, mengingat dampak tragis yang ditimbulkan. Tawuran antarpelajar adalah isu serius yang kerap kali merenggut nyawa dan merusak masa depan generasi muda. Kepolisian berkomitmen untuk menyelidiki kasus ini secara menyeluruh dan memberikan hukuman yang setimpal bagi pelaku.
Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat dan sekolah-sekolah untuk lebih aktif dalam memantau dan mencegah tindakan tawuran di kalangan pelajar. Program-program pembinaan dan pendidikan mengenai dampak negatif tawuran harus digalakkan untuk menekan angka kejadian serupa di masa depan.
Dalam situasi seperti ini, peran orang tua, pendidik, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi anak-anak dan remaja. Kesadaran kolektif dalam menanggulangi kekerasan di kalangan pelajar diharapkan dapat mengurangi kejadian-kejadian serupa di masa depan.
(K/09)
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL