Ketua DPP NasDem Usul Motor Listrik Program MBG Dijual
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi
NASIONAL
YOGYAKARTA –Natasya Hutagalung, korban penyiraman air keras yang terjadi pada malam Natal (24/12/2024) di Kota Yogyakarta, saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta. Natasya menderita luka bakar serius di wajah, dada, dan tangan, yang mengharuskan tindakan medis lanjutan berupa implan jaringan kulit.
Manajer Hukum dan Humas RSUP Dr Sardjito, Banu Hermawan, menjelaskan bahwa Natasya telah menjalani dua kali prosedur pengangkatan kulit mati. Kini, pihak rumah sakit berencana untuk melakukan implan jaringan kulit untuk menggantikan bagian yang rusak. “Saat ini kita mau lakukan implan, jadi sudah dua kali untuk kulit-kulit yang mati diangkat. Lukanya kategori luka bakar. Setelah kulit yang jaringannya tidak tumbuh itu dilepas, kita akan melakukan implan, ditanam jaringan kulit,” ujar Banu.
Proses implan ini memerlukan waktu yang cukup lama, mengingat setiap prosedur harus menunggu respons tubuh pasien terhadap jaringan kulit baru yang ditanam. “Itu butuh waktu lama, karena tidak sekali tanam itu jadi. Berapa kali operasi belum bisa (memastikan), tergantung respons dari tubuh,” tambah Banu.
Banu memperkirakan bahwa proses perawatan akan berlangsung antara dua hingga tiga bulan, dengan fokus utama pada pemulihan kondisi kulit pasien. “Kulit dulu. Jadi kita menunggu kulitnya bagus dulu,” jelasnya.
Selama proses perawatan, Natasya berada di ruang steril dan tidak diperbolehkan beraktivitas di luar untuk menghindari infeksi. “Kondisi kulitnya membaik dulu, selama itu belum kan dia belum bisa aktivitas kemana-mana, jadi masih terbaring menunggu karena kan mudah infeksi,” kata Banu.
Peristiwa tragis ini terjadi pada malam Natal di Kota Yogyakarta, ketika Natasya menjadi korban penyiraman air keras. Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta, Kompol Probo Satrio, mengonfirmasi kejadian tersebut dan melaporkan bahwa pelaku utama telah ditangkap dalam waktu kurang dari 24 jam setelah kejadian. Meskipun pelaku sudah diamankan, polisi masih mendalami motif di balik tindakan tersebut.
(N/014)
JAKARTA Anggota Komisi IX DPR RI sekaligus Ketua DPP NasDem, Irma Suryani Chaniago, meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan evaluasi
NASIONAL
JAKARTA Badan Anggaran (Banggar) DPR RI bersama pemerintah mulai membahas arah kebijakan pembangunan nasional dan prioritas anggaran unt
NASIONAL
SOLO Putra Presiden Prabowo Subianto, Ragowo Hediprasetyo Djojohadikusumo atau Didit Prabowo, bertemu Presiden ke7 RI, Joko Widodo, di
POLITIK
MEDAN Puluhan pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam Aliansi Solidaritas Driver Medan (ASDM) menggelar aksi unjuk rasa di dep
PERISTIWA
JAKARTA Proses eksekusi pengosongan kawasan Hotel Sultan di Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juni 2026, berlan
PERISTIWA
YOGYAKARTA Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) membenarkan seorang anggotanya yang bertugas sebagai personel intelijen sempat diamank
HUKUM DAN KRIMINAL
MEXICO CITY Tim nasional Kolombia meraih kemenangan perdana mereka di ajang Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Uzbekistan dengan skor
OLAHRAGA
MEDAN Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) mengaku menerima sejumlah laporan masyarakat terkait dugaan penyimpangan dalam pela
HUKUM DAN KRIMINAL
KARO Staf Ahli I Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara, Titiek Sugiharti, meninjau pela
PEMERINTAHAN
TAPTENG Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng) Masinton Pasaribu menemui langsung warga yang menggelar aksi di depan Kantor Bupati, Rabu, 17 Jun
PEMERINTAHAN