BREAKING NEWS
Sabtu, 20 Juni 2026

Terkuak! Pembunuh Pilot Selandia Baru 5 Orang dari Kelompok KKB Nduga, Intai TKP Sejak Seminggu

BITVonline.com - Jumat, 09 Agustus 2024 04:16 WIB
Terkuak! Pembunuh Pilot Selandia Baru 5 Orang dari Kelompok KKB Nduga, Intai TKP Sejak Seminggu
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

PAPUA –Aparat keamanan gabungan saat ini tengah berfokus pada pencarian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang diduga terlibat dalam pembunuhan pilot helikopter Glen Malcolm Conning asal Selandia Baru. Peristiwa tragis ini terjadi di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah pada awal bulan ini, tepatnya pada 5 Agustus 2024.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2024, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengungkapkan bahwa berdasarkan keterangan saksi-saksi yang ada di lapangan, diduga kuat bahwa pelaku pembunuhan adalah KKB dari Nduga, Papua Pegunungan. Para saksi yang telah diperiksa mencatat bahwa kelompok teroris tersebut sudah berada di lokasi kejadian selama sekitar sepekan sebelum eksekusi pembunuhan terhadap pilot helikopter tersebut.

“Setelah memeriksa 10 saksi, kami mendapatkan informasi yang konsisten mengenai identitas pelaku. Dari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa pelaku adalah KKB dari Nduga,” ujar Brigjen Faizal dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (9/8/2024).

Menurut keterangan saksi, kelompok yang terlibat dalam pembunuhan pilot Glen Malcolm Conning berjumlah lima orang. Empat di antaranya dilaporkan membawa senjata api laras panjang, sedangkan satu orang membawa parang. Para saksi juga melaporkan bahwa dari logat dan bahasa yang digunakan oleh para pelaku, diduga mereka berasal dari daerah Nduga.

“Dari keterangan para saksi, kami dapatkan informasi bahwa para pelaku berbicara dalam dialek dan bahasa yang spesifik yang mengarah pada identifikasi mereka sebagai orang dari Nduga,” lanjut Brigjen Faizal.

Operasi Damai Cartenz 2024, yang bekerja sama dengan Polres Timika, terus berkomitmen untuk menegakkan hukum, mengejar, dan mengungkap kasus ini dengan segera. Satgas ini didukung oleh Komando Operasi Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III dan Lanud Timika dalam upaya pencarian dan penyisiran lokasi.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol Bayu Suseno, menambahkan bahwa operasi pencarian ini diperkirakan akan berlangsung minimal dua pekan. “Kami mohon dukungan doa dari seluruh masyarakat agar pelaku segera ditangkap dan dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya,” ujar Kombes Bayu.

Kasus pembunuhan ini memicu kepedihan mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat internasional, khususnya mengingat rekam jejak kelompok teroris yang telah mengancam stabilitas keamanan di Papua selama bertahun-tahun. Gubernur Papua Tengah dan tokoh-tokoh lokal juga telah menyampaikan keprihatinan mereka dan mendukung upaya-upaya penegakan hukum yang sedang dilakukan.

Penanganan kasus ini menjadi prioritas utama bagi aparat keamanan dan diharapkan dapat diselesaikan dengan segera untuk mengembalikan rasa aman kepada masyarakat setempat. Selain itu, pengungkapan kasus ini juga diharapkan dapat mencegah tindakan kekerasan serupa di masa mendatang.

Dengan tekad untuk memastikan keadilan bagi Glen Malcolm Conning dan menjaga keamanan di Papua, operasi ini terus dilanjutkan dengan harapan besar agar para pelaku segera tertangkap dan dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku.

(N/014)

0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru