Kalapas Labuhan Ruku Buka Kajian Intensif Ramadhan 1447 H, Perkuat Pembinaan Keagamaan Warga Binaan
BATU BARA Pembukaan Kajian Intensif Ramadhan 1447 H resmi digelar di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku sebagai bagian dari program pembinaan ke
NASIONAL
JAKARTA – Dalam sebuah momen yang sarat akan makna perpisahan dan transisi kepemimpinan, Pangkoarmada I Laksda Achmad Wibisono melakukan inspeksi kapal perang atau yang dikenal dengan istilah “admiral inspection”, di Dermaga Sunda Komplek Satuan Kapal Koarmada I Pondok Dayung pada Minggu (24/3/2024). Ini bukan hanya sekadar pemeriksaan kesiapan armada, namun juga merupakan langkah terakhirnya setelah tujuh bulan menjalankan tugas sebagai Pangkoarmada.
Tradisi admiral inspection sendiri merupakan bagian penting dari protokol dalam TNI AL, di mana kesiapan unsur-unsur Angkatan Laut dievaluasi secara teliti sebelum proses serah terima jabatan berlangsung. Achmad Wibisono, yang akan segera menyerahkan tongkat komando kepada Laksamana Muda TNI Yoos Suryono H, menjalankan inspeksi ini sebagai bagian dari persiapan menuju serah terima jabatan yang akan digelar tidak lama lagi.
Dalam momen bersejarah ini, Achmad Wibisono tidak hanya mengucapkan kata pamitan kepada prajuritnya, tetapi juga memberikan dorongan dan harapan kepada Panglima Koarmada I yang akan datang, Laksda Yoos Suryono H. Sebagai bagian dari kesatuan yang sama, dia berharap agar seluruh prajurit dapat memberikan dukungan penuh kepada penerusnya tersebut.
“Saya mohon doa untuk mengemban tugas selanjutnya dan berharap agar kita semua terus berkarya dan berinovasi demi kejayaan Koarmada I dan TNI Angkatan Laut yang kita cintai bersama,” ungkap Achmad Wibisono dalam momen bersejarah tersebut.
Sementara itu, saat inspeksi berlangsung, baik Achmad Wibisono maupun penerusnya, Laksda Yoos Suryono H, turut hadir. Mereka berkeliling Pangkalan Komplek Satuan Kapal Koarmada I menggunakan KAL Yudhistira, sambil melanjutkan tradisi dan ketaatan yang telah terjalin di antara para prajurit.
Sebagai bagian dari perayaan ini, juga dilaksanakan “Exit Broadcasting” di KRI John Lie (JOL) – 358, di mana Laksda Achmad Wibisono mengucapkan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit yang telah menunjukkan loyalitas, dedikasi, dan profesionalisme yang luar biasa.
“Ini adalah momen yang penuh dengan penghormatan terhadap segala kerja keras prajurit dalam pengabdian mereka yang tulus dan ikhlas,” tandasnya.
Sementara panggung serah terima jabatan sudah menanti, momen inspeksi dan pamitan ini menjadi peristiwa bersejarah yang tak terlupakan dalam perjalanan kepemimpinan Pangkoarmada I.
(AS)
BATU BARA Pembukaan Kajian Intensif Ramadhan 1447 H resmi digelar di Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku sebagai bagian dari program pembinaan ke
NASIONAL
LANGKAT Jalan penghubung Kecamatan StabatSecanggang di Kampung Nangka kian rusak, memicu kekhawatiran warga dan sejumlah elemen masya
PERISTIWA
TAPSEL Polda Sumatera Utara memperluas penindakan terhadap aktivitas tambang emas ilegal di perbatasan Kabupaten Tapanuli Selatan dan Ma
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Mantan Head Social License Wilmar Group, M Syafei dijatuhi hukuman 6 tahun penjara oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipiko
HUKUM DAN KRIMINAL
LABUSEL Mantan Penjabat Kepala Desa Bangai, Kecamatan Torgamba, Mara Ondak Harahap, divonis 3 tahun 6 bulan penjara atas kasus korupsi p
HUKUM DAN KRIMINAL
DELI SERDANG Mantan Kepala Desa Paluh Kurau, M Yusuf Batubara, yang sebelumnya dipecat Bupati Deli Serdang dr Asri Ludin Tambunan, kemba
PEMERINTAHAN
ACEH TENGAH Puluhan warga yang tergabung dalam Forum Masyarakat Ketol (FORMASKET) menggelar aksi unjuk rasa di kantor DPRK Aceh Tengah,
PEMERINTAHAN
PADANGSIDIMPUAN Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna melakukan sosialisasi interaktif melalui siaran podcast di Radio KIIS FM
NASIONAL
PELAWALAN Polda Riau menetapkan 15 orang sebagai tersangka dalam kasus gajah sumatera jantan berusia 40 tahun yang ditemukan mati tanpa
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Presiden Prabowo Subianto mengundang sejumlah mantan presiden dan wakil presiden untuk menghadiri pertemuan di Istana Merdeka, S
POLITIK