Audiensi dengan UIN Ar-Raniry, Kapolda Aceh Dorong Penguatan Literasi Hukum di Lingkungan Kampus
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi hukum dan keamanan di lingkungan perguruan tinggi. Ha
NASIONAL
JAKARTA -Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Fadjar Prasetyo, akan segera memasuki masa pensiun pada bulan April 2024. Dengan kepergian beliau, perhatian tertuju pada siapa yang akan menggantikan posisinya. Tiga perwira tinggi Angkatan Udara (AU) menjadi sorotan sebagai kandidat potensial yang memiliki peluang besar untuk mengemban tanggung jawab tersebut.
Menurut pengamat militer dan pertahanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi, tiga nama yang menjadi kandidat kuat ini dipilih berdasarkan pengalaman tugas, jabatan, dan masa aktif mereka dalam dinas militer.
Pertama, kita memiliki Dansesko TNI, Marsekal Muda Samsul Rizal, yang telah mengukir jejak karier yang mengesankan sejak awal kariernya sebagai penerbang tempur. Samsul Rizal adalah peraih Adhi Makayasa Akademi Angkatan Udara (AAU) tahun 1990. Pengalamannya mencakup jabatan penting seperti Danlanud Adi Sutjipto pada periode 2018-2019, dan masa dinas aktifnya diperpanjang hingga Juli 2028.
Kandidat kedua adalah Pangkogabwilhan II, Marsekal Muda Tedi Rizalihadi. Alumni AAU tahun 1993 ini dikenal sebagai salah satu bintang tiga termuda dalam jajaran perwira tinggi AU. Pengalamannya yang luas mencakup berbagai kegiatan kepresidenan sejak pangkat kolonel. Dia pernah menjabat sebagai ajudan presiden, serta menempati posisi penting seperti Danlanud Adi Soemarmo Solo dan Danlanud Halim. Keterlibatannya dalam kegiatan kepresidenan membuatnya memiliki jaringan yang kuat, termasuk kedekatannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dengan masa aktifnya yang masih panjang hingga Oktober 2029, Tedi juga dianggap memiliki peluang besar untuk menjadi Panglima TNI di masa depan.
Terakhir, kita memiliki Pangkogabwilhan II, Marsekal Muda Tonny Harjono, yang juga merupakan alumni AAU tahun 1993. Tonny dikenal karena banyaknya keterlibatannya dalam kegiatan kepresidenan, termasuk sebagai ajudan presiden. Dia memiliki pengalaman yang luas dalam berbagai jabatan, seperti Danlanud Adi Soemarmo Solo dan Danlanud Halim, serta posisi penting lainnya. Menurut Fahmi, Tonny juga memiliki peluang besar untuk menjadi Panglima TNI di masa depan, mengingat masa aktifnya yang masih panjang hingga Oktober 2029.
Dengan profil ketiga kandidat yang begitu mengesankan, ditambah dengan pengalaman dan dedikasi mereka dalam dinas militer, keputusan siapa yang akan menjadi pengganti Marsekal Fadjar Prasetyo menjadi semakin menarik untuk dinantikan.
(K/09)
BANDA ACEH Kepolisian Daerah Aceh menegaskan komitmennya dalam memperkuat literasi hukum dan keamanan di lingkungan perguruan tinggi. Ha
NASIONAL
BALI Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk wilayah Bali pada Rabu, 27 Mei 2026. Secara umum,
NASIONAL
YOGYAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan mengal
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Jawa Barat pada Rabu, 27 Mei 2026 d
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan seluruh wilayah DKI Jakarta pada Rabu, 27 Mei 2026, akan didomi
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Aceh pada Rabu, 27 Mei 2026, didominasi c
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Sumatera Utara pada Rabu, 27 Mei 2026, d
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan dukungan terhadap pelaksanaan program Rumah Anak SIGAP yang digagas Tanoto Fou
PEMERINTAHAN
BINJAI Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai menggandeng Bank Mandiri dalam upaya memperkuat sinergi program pencegahan dan pember
NASIONAL
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menerima bantuan kemasyarakatan dari Presiden Republik Indonesia berupa sapi kurban berbobot 1,
PEMERINTAHAN