Sapu Bersih Utang DBH Rp 1,7 Triliun, Pemprov Sumut Sudah Kucurkan Hampir Rp 1 T ke Kab/Kota
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran sekitar Rp1,7 triliun untuk menyelesaikan tunggakan Dana Bagi
PEMERINTAHAN
MIAMI – Sebuah kelompok hukum konservatif, New Civil Liberties Alliance (NCLA), mengajukan gugatan pertama untuk memblokir kebijakan tarif yang diumumkan oleh Presiden Donald Trump terhadap impor dari China.
Gugatan tersebut diajukan di pengadilan federal di Florida pada Jumat (4/4/2025), dengan tuduhan bahwa Trump telah melampaui kewenangannya sebagai Presiden Amerika Serikat (AS).
Gugatan tersebut menuduh bahwa Trump tidak memiliki kewenangan hukum untuk mengenakan tarif menyeluruh atas barang-barang impor dari China, yang diumumkan pada Rabu (2/4) dan disahkan pada 1 Februari melalui Undang-Undang Kekuatan Ekonomi Darurat Internasional.
Andrew Morris, penasihat litigasi senior NCLA, menyatakan bahwa penerapan kewenangan darurat oleh Trump untuk mengenakan tarif menyeluruh ini adalah bentuk penyalahgunaan kewenangan, yang merampas hak Kongres untuk mengendalikan tarif dan bertentangan dengan prinsip pemisahan kekuasaan dalam Konstitusi.
"Presiden Trump telah melampaui batas dengan mengenakan tarif yang tidak sah berdasarkan undang-undang yang hanya mengizinkan tindakan darurat terkait situasi tertentu," kata Morris.
Gugatan tersebut meminta hakim untuk membatalkan tarif dan perubahan jadwal tarif AS yang diumumkan oleh Trump.
Sebagai alasan, gugatan tersebut berargumen bahwa presiden hanya dapat mengenakan tarif dengan izin Kongres, sesuai dengan undang-undang perdagangan yang mengatur prosedur penyetelan tarif.
Menurut gugatan tersebut, undang-undang yang digunakan oleh Trump tidak pernah dimaksudkan untuk mengenakan tarif secara langsung, melainkan hanya untuk mengambil tindakan yang diperlukan untuk mengatasi keadaan darurat tertentu.
Trump, dalam pengumumannya, mengklaim bahwa tarif ini merupakan langkah untuk mengakhiri masalah perdagangan yang merugikan AS, serta mengurangi dampak dari epidemi opioid yang berasal dari China.
Kasus ini kini berada di tangan Hakim Distrik AS Kent Wetherell, yang ditunjuk oleh Trump dan sebelumnya telah menghentikan kebijakan imigrasi mantan Presiden Joe Biden pada 2023.
(dc/n14)
MEDAN Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) menyiapkan anggaran sekitar Rp1,7 triliun untuk menyelesaikan tunggakan Dana Bagi
PEMERINTAHAN
MEDAN Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) ke Pemerintah Kota (Pemko) Medan hingga Septembe
PEMERINTAHAN
MEDAN Ketua DPRD Sumatera Utara (Sumut) Erni Ariyanti Sitorus memenuhi panggilan penyidik Ditreskrimum Polda Sumut untuk menjalani pemeriks
POLITIK
MEDAN Perum Bulog Kantor Wilayah Sumatera Utara (Sumut) menyalurkan 49 ton beras bantuan pangan kepada 1.656 Keluarga Penerima Manfaat (KPM
EKONOMI
MEDAN Pengadilan Negeri (PN) Medan telah mengirimkan putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) dalam perkara Alexander Halim alias Akuang alias L
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Data penerima bantuan sosial (bansos) di Kota Medan kembali menjadi sorotan. DPRD Medan menerima laporan warga yang dinilai layak men
PEMERINTAHAN
MEDAN Polisi menangkap seorang pria berinisial H (31) yang diduga mengedarkan sabu di sebuah rumah di Jalan Mangaan I, Lingkungan IV, Kelur
HUKUM DAN KRIMINAL
SIMALUNGUN Polisi menangkap seorang remaja berinisial Prayogi Irwansyah (18) yang diduga terlibat dalam transaksi jual beli narkotika jenis
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial EV (43) ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Medan karena diduga mengedarkan narkotika jenis
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Seorang prajurit TNI berinisial Prada ZAL dilaporkan warga terkait dugaan pencurian sepeda motor di Jalan Halat, Kota Medan, Sumatera
HUKUM DAN KRIMINAL