BREAKING NEWS
Minggu, 19 Juli 2026

Dari Amerika Hingga Rusia: 4 Negara Ini "Kirim" Siswa Nakal ke Kamp Militer, Ini Alasannya!

- Rabu, 30 April 2025 08:15 WIB
Dari Amerika Hingga Rusia: 4 Negara Ini "Kirim" Siswa Nakal ke Kamp Militer, Ini Alasannya!
Ilustrasi Tentara China.
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

bitvonline.com- Tidak semua negara memilih hukuman atau skorsing untuk mendisiplinkan remaja bermasalah. Di sejumlah negara, pendekatan ekstrem tapi terstruktur justru diterapkan: boot camp militer untuk siswa nakal!

Metode ini tak hanya soal baris-berbaris dan push-up pagi hari, tapi juga menyentuh aspek mental, karakter, bahkan digital detox. Meski memicu kontroversi, metode ala militer dinilai efektif membentuk ulang perilaku dan mengembalikan arah hidup para remaja yang "tersesat".

Berikut ini empat negara dengan program militer unik untuk membina anak muda yang berperilaku menyimpang:

1. Amerika Serikat – Boot Camp untuk Remaja Delinkuen

Sejak tahun 1980-an, AS telah menerapkan juvenile boot camp bagi remaja pelanggar hukum ringan seperti pencurian, bolos, hingga penyalahgunaan narkoba.

Di kamp ini, mereka tak sekadar dihukum, tapi dibina lewat:

Pelatihan fisik ketat

Baris-berbaris seperti militer

Konseling dan pelajaran akademik

Pembinaan karakter dan kerja tim

Durasi? Bisa 3 hingga 6 bulan. Hasilnya? Banyak yang keluar dengan semangat hidup baru dan arah yang lebih jelas.

2. Korea Selatan – Kamp Disiplin dan Digital Detox

Remaja kecanduan game online? Di Korea Selatan, mereka bisa "diselamatkan" lewat kamp pelatihan militer.

Program ini fokus pada:

Disiplin fisik

Detoksifikasi digital (tanpa HP dan internet)

Penguatan mental dan tanggung jawab

Dalam beberapa minggu, remaja belajar hidup tanpa gawai, lebih sadar diri, dan kembali fokus pada masa depan.

3. China – Sekolah Semi-Militer Sejak Dini

Di China, sistem semi-militer sudah diterapkan bahkan sejak SD. Untuk siswa bermasalah? Ada kamp khusus berkonsep militer penuh.

Aktivitasnya meliputi:

Latihan fisik keras

Kelas moral dan nilai sosial

Penanaman loyalitas dan tanggung jawab

Meski dikritik oleh aktivis HAM, pemerintah China mengklaim program ini bersifat pembinaan, bukan paksaan.

4. Rusia – Sekolah Kadet untuk Anak dari Lingkungan Bermasalah

Rusia punya solusi unik: sekolah kadet untuk anak-anak yang sulit beradaptasi di sekolah biasa.

Mereka menjalani pendidikan ala militer penuh:

Kurikulum sekolah umum

Latihan fisik dan disiplin keras

Penanaman nilai patriotisme dan moral

Banyak yang akhirnya lulus dengan nilai tinggi dan masuk karier militer atau sipil yang sukses.

Pro dan Kontra Tetap Ada

Meski program ini terbukti memberi dampak positif dalam beberapa kasus, kritik tak terhindarkan. Beberapa pihak menilai pendekatan militer terlalu keras bagi remaja.

Namun di sisi lain, banyak orang tua dan pemerintah melihat ini sebagai jalan tengah antara hukuman dan pendidikan.

Apakah metode ini bisa diterapkan di Indonesia secara menyeluruh?

Sejumlah tokoh seperti Dedi Mulyadi mulai mengadopsi sistem serupa untuk siswa bermasalah. Diskursusnya masih hangat, dan publik menanti sejauh mana pendekatan militer bisa menyelamatkan generasi muda.*

(bs/J006)

Editor
:
0 komentar
Tags
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru