Polisi Ungkap Perampokan Toko Emas di Tapaktuan dalam 24 Jam, Pelaku Oknum Anggota Polri
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
bitvonline.com- Tidak semua negara memilih hukuman atau skorsing untuk mendisiplinkan remaja bermasalah. Di sejumlah negara, pendekatan ekstrem tapi terstruktur justru diterapkan: boot camp militer untuk siswa nakal!
Metode ini tak hanya soal baris-berbaris dan push-up pagi hari, tapi juga menyentuh aspek mental, karakter, bahkan digital detox. Meski memicu kontroversi, metode ala militer dinilai efektif membentuk ulang perilaku dan mengembalikan arah hidup para remaja yang "tersesat".
Berikut ini empat negara dengan program militer unik untuk membina anak muda yang berperilaku menyimpang:
1. Amerika Serikat – Boot Camp untuk Remaja Delinkuen
Sejak tahun 1980-an, AS telah menerapkan juvenile boot camp bagi remaja pelanggar hukum ringan seperti pencurian, bolos, hingga penyalahgunaan narkoba.
Di kamp ini, mereka tak sekadar dihukum, tapi dibina lewat:
Pelatihan fisik ketat
Baris-berbaris seperti militer
Konseling dan pelajaran akademik
Pembinaan karakter dan kerja tim
Durasi? Bisa 3 hingga 6 bulan. Hasilnya? Banyak yang keluar dengan semangat hidup baru dan arah yang lebih jelas.
2. Korea Selatan – Kamp Disiplin dan Digital Detox
Remaja kecanduan game online? Di Korea Selatan, mereka bisa "diselamatkan" lewat kamp pelatihan militer.
Program ini fokus pada:
Disiplin fisik
Detoksifikasi digital (tanpa HP dan internet)
Penguatan mental dan tanggung jawab
Dalam beberapa minggu, remaja belajar hidup tanpa gawai, lebih sadar diri, dan kembali fokus pada masa depan.
3. China – Sekolah Semi-Militer Sejak Dini
Di China, sistem semi-militer sudah diterapkan bahkan sejak SD. Untuk siswa bermasalah? Ada kamp khusus berkonsep militer penuh.
Aktivitasnya meliputi:
Latihan fisik keras
Kelas moral dan nilai sosial
Penanaman loyalitas dan tanggung jawab
Meski dikritik oleh aktivis HAM, pemerintah China mengklaim program ini bersifat pembinaan, bukan paksaan.
4. Rusia – Sekolah Kadet untuk Anak dari Lingkungan Bermasalah
Rusia punya solusi unik: sekolah kadet untuk anak-anak yang sulit beradaptasi di sekolah biasa.
Mereka menjalani pendidikan ala militer penuh:
Kurikulum sekolah umum
Latihan fisik dan disiplin keras
Penanaman nilai patriotisme dan moral
Banyak yang akhirnya lulus dengan nilai tinggi dan masuk karier militer atau sipil yang sukses.
Pro dan Kontra Tetap Ada
Meski program ini terbukti memberi dampak positif dalam beberapa kasus, kritik tak terhindarkan. Beberapa pihak menilai pendekatan militer terlalu keras bagi remaja.
Namun di sisi lain, banyak orang tua dan pemerintah melihat ini sebagai jalan tengah antara hukuman dan pendidikan.
Apakah metode ini bisa diterapkan di Indonesia secara menyeluruh?
Sejumlah tokoh seperti Dedi Mulyadi mulai mengadopsi sistem serupa untuk siswa bermasalah. Diskursusnya masih hangat, dan publik menanti sejauh mana pendekatan militer bisa menyelamatkan generasi muda.*
(bs/J006)
TAPAKTUAN Tim gabungan Polres Aceh Selatan bersama personel Subdirektorat Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda
HUKUM DAN KRIMINAL
YOGYAKARTA Pemerintah Aceh meraih tiga penghargaan dalam ajang Forum Pemred Multimedia Award 2026 yang digelar di Hotel Alana, Yogyakart
PEMERINTAHAN
JAKARTA Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyayangkan pernyataan advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan ke
NASIONAL
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Rudianto Lallo, menegaskan penetapan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana
NASIONAL
JAKARTA Ketua Umum Asosiasi Kesatuan Tour Travel Haji Umrah Republik Indonesia (Kesthuri), Asrul Azis Taba, kembali mengajukan gugatan p
NASIONAL
MAKASSAR Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan proyek strategis nasional Blok Masela resmi memasuki t
EKONOMI
NEW YORK Final Piala Dunia 2026 akan mempertemukan dua kekuatan besar sepak bola dunia, Spanyol dan Argentina, pada Senin (20/7/2026) di
OLAHRAGA
TAPANULI TENGAH Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng), Sumatera Utara, memicu banjir setelah t
PERISTIWA
JAKARTA Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi Al Hamid, mengkritik pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea
NASIONAL
SIMALUNGUN Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, meluncurkan sejumlah program prioritas saat melakukan kunjungan kerja ke Keca
PEMERINTAHAN