Kejagung Sita 104,4 Ton Timah Milik Terpidana Aon, Negara Bersiap Lelang Aset
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
AS-Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping direncanakan melakukan panggilan telepon yang telah lama dinantikan pada akhir pekan ini.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Gedung Putih pada Senin (2/6/2025), di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.
"Dua pemimpin kemungkinan besar akan berbincang pekan ini," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kepada wartawan di luar West Wing.
Panggilan tersebut dinilai sebagai langkah awal untuk meredam konflik dagang yang kembali memanas setelah Trump pekan lalu menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan yang telah dicapai sebelumnya.
Kesepakatan itu sempat membuat kedua negara menurunkan tarif secara timbal balik selama 90 hari.
Namun, pada Selasa (3/6/2025), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa pihak Beijing tidak memiliki informasi yang dapat disampaikan terkait rencana panggilan telepon tersebut, menimbulkan keraguan atas realisasi komunikasi itu.
Sejak Trump kembali menjabat lebih dari lima bulan lalu, belum ada kontak resmi yang terkonfirmasi antara dirinya dan Presiden Xi. Padahal, Trump telah berulang kali menyebut bahwa komunikasi langsung dengan Xi akan segera dilakukan.
Pada April lalu, Trump bahkan mengklaim bahwa Xi telah menghubunginya — klaim yang kemudian dibantah oleh pemerintah Tiongkok. Beijing menegaskan bahwa tidak ada panggilan yang dilakukan antara kedua pemimpin.
Trump sendiri belakangan ini kembali memberlakukan tarif besar terhadap sejumlah negara, termasuk Tiongkok, sebagai bagian dari strategi proteksionisme ekonomi.
Dalam wawancara sebelumnya, ia menuduh negara-negara tersebut "merampok Amerika Serikat" dan menyebabkan ketidakseimbangan perdagangan yang besar.
Beijing dan Washington sempat mencapai kesepakatan sementara bulan lalu untuk memangkas tarif selama 90 hari, hasil pertemuan pejabat tinggi kedua negara di Jenewa. Namun, tudingan pelanggaran kesepakatan kembali mencuat dari pihak AS.
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dalam wawancaranya dengan Fox News Sunday, menyebut Tiongkok memperlambat pelaksanaan kesepakatan tersebut.
JAKARTA Kejaksaan Agung menyita lebih dari 104 ton komoditas timah milik terpidana Tamron alias Aon dalam perkara korupsi dan tindak pid
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Krisis iklim dan kerusakan lingkungan dinilai tidak lagi dapat diatasi hanya melalui pendekatan ilmiah. Dibutuhkan sinergi antar
NASIONAL
BENER MERIAH Pemerintah pusat bersama Pemerintah Aceh memperkuat koordinasi untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana
NASIONAL
MEDAN Persidangan dugaan korupsi proyek pengadaan papan tulis pintar (smartboard) Kota Tebing Tinggi mengungkap adanya dugaan aliran dan
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Peradi Bersatu menegaskan putusan praperadilan yang diajukan Roy Suryo terkait kasus dugaan penyebaran tudingan ijazah palsu Pre
HUKUM DAN KRIMINAL
BENER MERIAH Langkah Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Sumatera memperkuat struktur Jembat
NASIONAL
MEDAN Wali Kota Medan Rico Waas mendorong setiap majelis taklim di Kota Medan memiliki program kerja yang nyata, berkelanjutan, dan lang
PEMERINTAHAN
MEDAN Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menegaskan penataan kawasan Belawan tidak bisa lagi dilakukan secara bertahap atau parsia
PEMERINTAHAN
JAKARTA Kementerian Pekerjaan Umum (PU) membantah informasi yang menyebut istri dan anak Menteri PU Dody Hanggodo, yakni Irma Hermawati
NASIONAL
JAKARTA PT PLN (Persero) mengungkap dampak ekonomi akibat pemadaman listrik atau blackout yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera pada
EKONOMI