Prakiraan Cuaca DIY Hari Ini, Kamis 23 April 2026: Sebagian Wilayah Hujan Disertai Petir
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan
NASIONAL
AS-Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping direncanakan melakukan panggilan telepon yang telah lama dinantikan pada akhir pekan ini.
Informasi ini disampaikan langsung oleh Gedung Putih pada Senin (2/6/2025), di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan antara dua negara dengan ekonomi terbesar di dunia.
"Dua pemimpin kemungkinan besar akan berbincang pekan ini," kata Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, kepada wartawan di luar West Wing.
Panggilan tersebut dinilai sebagai langkah awal untuk meredam konflik dagang yang kembali memanas setelah Trump pekan lalu menuduh Tiongkok melanggar kesepakatan yang telah dicapai sebelumnya.
Kesepakatan itu sempat membuat kedua negara menurunkan tarif secara timbal balik selama 90 hari.
Namun, pada Selasa (3/6/2025), juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok mengatakan bahwa pihak Beijing tidak memiliki informasi yang dapat disampaikan terkait rencana panggilan telepon tersebut, menimbulkan keraguan atas realisasi komunikasi itu.
Sejak Trump kembali menjabat lebih dari lima bulan lalu, belum ada kontak resmi yang terkonfirmasi antara dirinya dan Presiden Xi. Padahal, Trump telah berulang kali menyebut bahwa komunikasi langsung dengan Xi akan segera dilakukan.
Pada April lalu, Trump bahkan mengklaim bahwa Xi telah menghubunginya — klaim yang kemudian dibantah oleh pemerintah Tiongkok. Beijing menegaskan bahwa tidak ada panggilan yang dilakukan antara kedua pemimpin.
Trump sendiri belakangan ini kembali memberlakukan tarif besar terhadap sejumlah negara, termasuk Tiongkok, sebagai bagian dari strategi proteksionisme ekonomi.
Dalam wawancara sebelumnya, ia menuduh negara-negara tersebut "merampok Amerika Serikat" dan menyebabkan ketidakseimbangan perdagangan yang besar.
Beijing dan Washington sempat mencapai kesepakatan sementara bulan lalu untuk memangkas tarif selama 90 hari, hasil pertemuan pejabat tinggi kedua negara di Jenewa. Namun, tudingan pelanggaran kesepakatan kembali mencuat dari pihak AS.
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, dalam wawancaranya dengan Fox News Sunday, menyebut Tiongkok memperlambat pelaksanaan kesepakatan tersebut.
YOGYAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan
NASIONAL
JAWA BARAT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Jawa Barat pada Kamis, 23 April 20
NASIONAL
JAKARTA Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di wilayah DKI Jakarta pada Kamis, 23 April 2026,
NASIONAL
ACEH Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Aceh pada Kamis, 23 April 2026, didomina
NASIONAL
SUMUT Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan kondisi cuaca di Provinsi Sumatera Utara pada Kamis, 23 April 202
NASIONAL
JAKARTA Badan Pemulihan Aset (BPA) resmi meluncurkan BPA Fair 2026 sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan pemulihan aset negar
EKONOMI
MEDAN Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan menjatuhkan vonis 20 tahun penjara kepada Saiful Bahri alias Pon (47), kurir narkotika
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa Rancangan UndangUndan
POLITIK
BATU BARA Wacana pemekaran wilayah yang mengusung pembentukan Provinsi Sumatera Pantai Timur kembali memantik perhatian publik. Kali ini
POLITIK
JAKARTA Pemerintah terus mendorong penguatan ketahanan energi nasional melalui diversifikasi bauran energi, termasuk opsi pengembangan P
NASIONAL