Pengungsi Bencana Tandihat di Huntara: Nyaman Tapi Rindu Rumah Sendiri
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
TEHERAN -Serangan udara Amerika Serikat dilaporkan menghantam tiga fasilitas nuklir penting milik Iran—Fordow, Natanz, dan Isfahan—Pada Minggu (22/6/2025).
Aksi ini diumumkan langsung oleh Presiden AS, Donald Trump, ditengah ketegangan yang semakin memanas antara Iran dan Israel.
Tindakan AS ini terjadi meskipun Iran sebelumnya telah memperingatkan mereka untuk tidak mencampuri konflik dengan Israel. Kini, dunia menyaksikan pembentukan dua kubu besar: poros Iran dengan jaringan milisi regionalnya, dan poros AS–Israel, yang didukung kekuatan militer konvensional skala besar.
Siapa Sekutu Iran?
Menurut laporan ABC, sejak era 1970-an Iran telah membangun pengaruh melalui jaringan yang dikenal sebagai "Axis of Resistance", mencakup kelompok seperti Hizbullah, Hamas, Houthi, dan milisi Syiah Irak.
Meski demikian, analisis dari King's College London dan Australia National University menunjukkan poros ini kini semakin longgar karena tekanan militer dan politik di Suriah, Lebanon, dan Gaza .
Iran juga tergabung dalam aliansi informal global yang disebut CRINK—dengan anggota China, Rusia, dan Korea Utara. Rusia menonjol dengan menawarkan mediasi dan mempererat kerja sama militer, sementara China mengutamakan diplomasi dan Korea Utara mengutuk aksi AS tanpa memberikan dukungan militer nyata.
Siapa Sekutu AS–Israel?
Di kubu seberang, Israel mendapat dukungan utama dari Amerika Serikat. Presiden Trump dan PM Benjamin Netanyahu disebut memiliki komunikasi dan aliansi kuat yang memungkinkan operasi udara AS dilakukan .
Selain itu, negara-negara Teluk seperti Qatar, Uni Emirat Arab, Bahrain, Oman, dan Arab Saudi juga berada di blok AS atas kehadiran pangkalan dan kerja sama militer regional.
Implikasi dan Potensi Konfrontasi Global
Para analis memperingatkan eskalasi ke depan bisa memicu konflik lebih luas, termasuk benturan langsung antara aliansi CRINK (Iran, Rusia, China, Korea Utara) dan kekuatan Barat.
Media seperti Foreign Affairs menggambarkan mecahnya era konfrontasi baru: Cold War II, di mana konflik regional menjadi ajang batu loncatan konstelasi global .
Sementara itu, China menyerukan de-eskalasi dan diplomasi, menegaskan bahwa ketidakstabilan di Timur Tengah mengancam perdamaian dunia.
Serangan AS ke instalasi nuklir Iran menandakan eskalasi dramatis dalam konflik Timur Tengah. Munculnya dua blok besar—poros Iran dan aliansi AS–Israel—berpotensi membawa imbas global, mempercepat pembentukan aliansi strategis baru, dan memperdalam jurang geopolitik.*
(km/j006)
TAPSEL Sejumlah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, menyatakan merasa n
NASIONAL
JAKARTA Kementerian Ketenagakerjaan menegaskan tahun 2026 sebagai momentum penguatan sistem hubungan industrial nasional. Langkah ini be
EKONOMI
PADANGSIDIMPUAN Kementerian Sosial Republik Indonesia menyalurkan bantuan Jaminan Hidup bagi warga terdampak bencana banjir dan tanah lo
NASIONAL
JAKARTA Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai tuntutan hukuman mati bagi anak buah kapal (ABK) asal Medan, Fandi Ramadh
HUKUM DAN KRIMINAL
JAKARTA Dengan suara bergetar dan mata berkacakaca, ibunda Fandi Ramadhan, Nirwana, menyampaikan permohonan penuh haru agar putranya di
HUKUM DAN KRIMINAL
TAPSEL Bank Rakyat Indonesia (BRI) menyalurkan bantuan Dana Tunggu Hunian (DTH) kepada 418 warga Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru,
EKONOMI
MEDAN Pada malam ke3 bulan suci Ramadhan, Ustad Jumana Farid menekankan pentingnya sholat sebagai tiang agama dalam tausyiah singkat ya
AGAMA
JAKARTA Biaya politik yang tinggi disebut sebagai salah satu akar persoalan korupsi di Indonesia. Direktur Indonesia Political Review (I
POLITIK
JAKARTA Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil, menilai pengakuan Presiden ke7 RI, Joko Widodo (Jokowi), yang menyatak
POLITIK
JAKARTA Terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang PT Pertamina, Muhammad Kerry Adrianto Riza, mengungkit
HUKUM DAN KRIMINAL