Gelar Pahlawan Nasional Soeharto Digugat, Saksi Ungkap Kajian Dugaan Pelanggaran HAM Era Orde Baru
JAKARTA Gugatan Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto (GEMAS) terhadap Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang pe
NASIONAL
TEHERAN – Gelombang protes anti-pemerintah di Iran terus berlanjut meski aparat keamanan memperketat penindakan.
Akses informasi semakin sulit karena pemadaman internet dan pemblokiran jaringan telepon, membuat kondisi di lapangan sulit dipantau secara menyeluruh.
Menurut laporan Human Rights Activists News Agency (HRANA), sedikitnya 544 orang tewas dalam aksi protes nasional dalam dua pekan terakhir.Baca Juga:
Dari jumlah itu, 496 adalah demonstran, sedangkan 48 anggota aparat keamanan. Selain itu, lebih dari 10.600 orang ditahan.
Aktivis Jerman-Iran, Daniela Sepheri, menuturkan kepada DW bahwa aparat menargetkan demonstran secara langsung, bahkan mencoba "masuk ke rumah sakit untuk menculik korban yang terluka."
Sepheri menekankan bahwa situasi sangat berbahaya, namun tidak menyurutkan tekad warga untuk terus melakukan aksi protes.
"Sangat berbahaya bagi orang-orang untuk keluar dan berdemonstrasi, tapi mereka tetap melakukannya. Laporan-laporan tentang pembantaian terus kami terima," ujar Sepheri.
Pemerintah Iran menyebut aksi protes sebagai "kerusuhan" dan mengumumkan tiga hari berkabung nasional bagi aparat yang tewas.
Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, mengumumkan rencana pawai yang disebut aksi perlawanan nasional yang berlangsung Senin, 12 Januari.
Jurnalis Iran sekaligus redaktur Kayhan London, Nazenin Ansari, menyebut gelombang protes saat ini berbeda dari sebelumnya karena memiliki figur pemimpin, yaitu putra mahkota Reza Pahlavi, yang hidup di pengasingan.
Ansari menekankan bahwa aksi protes kali ini bersifat sekuler dan tidak menggunakan narasi agama.
"Berbagai arus politik dalam oposisi kini mulai bekerja sama, sehingga gerakan protes ini semakin menguat," kata Ansari.
JAKARTA Gugatan Gerakan Masyarakat Sipil Adili Soeharto (GEMAS) terhadap Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 tentang pe
NASIONAL
JAKARTA Timnas Indonesia akan menghadapi Malaysia dalam laga kedua Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026, Senin, 28 September 2026. Pertan
OLAHRAGA
JAKARTA Komisi XIII DPR RI akan mengecek langsung kondisi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Jawa Barat, pada Rabu, 30 S
NASIONAL
BATU BARA Bupati Batu Bara Dr. H. Baharuddin Siagian, S.H., M.Si., C.L.A., menegaskan dukungannya terhadap penguatan sinergi antarinstan
PEMERINTAHAN
TANJUNGBALAI Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina melepas kepulangan 170 mahasiswa Universitas Pembinaan Masyarakat Indone
PEMERINTAHAN
MEDAN Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri English Competition Speak to Inspire 2026 yang diselenggarakan Pro
PEMERINTAHAN
KARO Polisi menangkap dua pria yang diduga terlibat dalam kasus perampokan dan pembunuhan Wakil Rektor II Institut Teknologi dan Bisnis
HUKUM DAN KRIMINAL
Oleh Dr Taqwaddin Husin, S.H., S.E., M.S.AKHIRakhir ini marak pemberitaan secara nasional terkait Praperadilan. Terhadap hal tersebut bany
OPINI
MEDAN Perkembangan teknologi digital tidak hanya dimanfaatkan untuk kegiatan positif, tetapi juga digunakan pelaku kejahatan, termasuk d
HUKUM DAN KRIMINAL
MEDAN Dinas Perhubungan Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis untuk melayani masyarakat di lima kabupaten pada 2026. Layanan te
PENDIDIKAN