Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam pribadi bersama Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Jumat, 23 Januari 2026. (Foto: BPMI Setpres)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan pertemuan itu tidak hanya membahas kerja sama bilateral, tetapi juga menjadi momentum strategis bagi Indonesia untuk menyampaikan pandangan terkait dinamika global.
"Dalam pertemuan tersebut, Bapak Presiden selain memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Prancis, juga akan menyampaikan posisi Indonesia dalam menjaga stabilitas dan mendorong perdamaian dunia," ujar Teddy, Selasa (14/4/2026).
Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan empat mata dengan Macron di Istana Élysée. Pertemuan tersebut akan difokuskan pada penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Prancis.
"Bapak Presiden akan melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Macron di Istana Élysée untuk membahas peningkatan kerja sama strategis kedua negara," lanjutnya.
Kunjungan ke Prancis ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi Prabowo di Eropa. Sebelumnya, ia telah bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Kremlin, Moskow.
Dalam pertemuan dengan Putin, Prabowo membahas situasi geopolitik global serta peluang kerja sama, khususnya di sektor ekonomi dan energi.
"Kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita hadapi situasi ke depan, terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama di bidang ekonomi dan energi," ujar Prabowo.
Selain isu geopolitik, agenda diplomasi ini juga mencakup pembahasan sektor energi dan sumber daya mineral sebagai bagian dari kepentingan strategis Indonesia.*
(k/dh)
Editor
: Adelia Syafitri
Temui Macron di Prancis, Prabowo Akan Sampaikan Posisi RI soal Stabilitas Dunia