BREAKING NEWS
Senin, 15 Juni 2026

Trump Klaim Kesepakatan Damai AS–Iran Segera Teken, Teheran Beri Sinyal Berbeda

Nurul - Minggu, 14 Juni 2026 11:53 WIB
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS–Iran Segera Teken, Teheran Beri Sinyal Berbeda
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (foto: The White House/yt)
Berita Terkini, Eksklusif di Saluran WhatsApp bitvonline.com
+ Gabung

WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat dan Iran dijadwalkan ditandatangani pada Minggu, 14 Juni 2026.

Namun, pernyataan tersebut belum sejalan dengan sikap pemerintah Iran yang menyebut belum ada jadwal pasti untuk penandatanganan dokumen tersebut.

Melalui unggahan di platform Truth Social pada Sabtu, 13 Juni 2026, Trump menyatakan proses perdamaian telah memasuki tahap akhir dan penandatanganan kesepakatan diperkirakan segera terlaksana.

Baca Juga:

"Kesepakatan dijadwalkan akan ditandatangani besok, dan segera setelah ditandatangani, Selat Hormuz terbuka untuk semua," tulis Trump.

Selain menyinggung proses perdamaian, Trump juga kembali menegaskan sikap Washington terkait program nuklir Iran.

Ia menyebut Amerika Serikat tidak akan membiarkan Iran memiliki senjata nuklir dalam bentuk apa pun.

Trump bahkan mengklaim bahwa Iran saat ini tidak lagi memiliki keinginan untuk mengembangkan senjata nuklir dan hubungan antara Washington dan Teheran telah mengalami perbaikan dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Trump, pemerintahannya berharap dapat membangun hubungan jangka panjang yang lebih stabil dengan Iran dan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Namun di saat yang sama, pemerintah Iran memberikan sinyal berbeda terkait perkembangan negosiasi tersebut.

Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa nota kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) antara kedua pihak kemungkinan tidak akan ditandatangani pada Minggu sebagaimana disampaikan Trump.

"Kita harus menunggu dan melihat waktu pasti penandatanganan memorandum. Meskipun tidak akan besok, kemungkinan hal ini terjadi dalam beberapa hari mendatang tidak dapat dikesampingkan," kata Baghaei.

Ia menjelaskan bahwa tim negosiasi Iran saat ini belum memiliki agenda perjalanan ke Jenewa maupun lokasi perundingan lainnya dalam dua hari ke depan.

Editor
: Johan
0 komentar
Tags
beritaTerkait
Rupiah Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS, Ini Faktor Pendorongnya
Waisak 2570 BE di Medan Berlangsung Khidmat, Rico Waas Ajak Warga Tebarkan Kedamaian dan Jaga Keharmonisan
Eks Menpora Tegur Tiyo Ardianto yang Dinilai Hina Presiden Prabowo: Coba Kalau Bapakmu Diperlakukan Seperti Itu, Kamu Sakit Hati Tidak?
Betrand Peto Buka-Bukaan! Ungkap Hal Mengejutkan Soal Konflik Rumah Tangga Ruben Onsu dan Sarwendah
Bamsoet: KUHP Baru Jadi Senjata Baru Lawan Mafia Tanah
Kurir Perempuan Antar 9 Kg Sabu ke Medan Digagalkan, Upah Rp22 Juta Terungkap
komentar
Masuk untuk memberikan atau membalas komentar.
beritaTerbaru